Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Juni 2023

RENUNGAN HARI ARAFAH


Padang Arafah , 27-6-2023



Haji adalah Arafah...

Arafah adalah hari perenungan.

Sebuah perenungan tentang Sang Khaliq.

Sebuah perenungan tentang untuk apa kita diciptakan.


Arafah adalah sebuah potret kecil tentang Mahsyar.

Mahsyar adalah sebuah hari dimana manusia akan ditimbang kadar Al-Haq dalam dirinya.

Mahsyar adalah sebuah hari yg sangat panas terik yg tidak ada penghalang atasnya.


Mahsyar adalah sebuah hari yg mana manusia sibuk memikirkan dirinya sendiri dan tidak peduli lagi dengan anak istri dan kerabatnya.

Mahsyar adalah sebuah hari yg sangat mencekam dimana manusia ditimpa resah dan ketakutan.

Mahsyar adalah hari penantian panjang tentang nasib manusia apakah ia akan masuk surga atau neraka.


Mahsyar adalah sebuah hari penyesalan.

Sebuah penyesalan atas dosa dan kedzaliman yg pernah ia lakukan.

Sebuah penyesalan karena manusia telah lalai menunaikan kewajiban untuk apa ia diciptakan.


Sungguh betapa dahsyatnya Mahsyar,..

Sehingga manusia kelak akan mencari perlindungan walau hanya pada sebutir kurma yg pernah ia sedekahkan.


Maka, beruntunglah mereka yg Allah beri naungan dari dahsyatnya keadaan Mahsyar.


Mereka adalah para pemimpin yg bersikap adil.

Pemuda yg tumbuh dewasa namun ia pergunakan usianya dalam ketaatan pada Allah.

Orang yg hatinya selalu terkait dengan masjid.

Dua orang yg saling mencintai di jalan Allah.

Seorang laki-laki yg menolak diajak berzina karena takut kepada Allah.

Orang yg bersedekah dengan tangan kanannya tanpa harus diketahui oleh tangan kirinya.

Orang yg berdzikir kepada Allah dalam keadaan sepi lalu ia meneteskan air matanya.


Selamat beribadah di hari Arafah saudara-saudara ku...

Hari dimana Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka.

Hari dimana sebaik-baiknya waktu untuk berdoa.

Hari dimana 10 hari pertama Dzulhijjah amal sholeh lebih Allah cintai.

Maka jangan sia-siakan kesempatan berharga ini.


Semoga di sisa-sisa umur kita ini kita mampu mempergunakannya untuk melakukan amal shalih dan bertaqwa kepada Allah Subhanallahu wa ta'ala,

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa dan kelalaian kita,

Semoga kelak kita termasuk golongan orang-orang yg beruntung mendapatkan naunganan Allah dari dahsyatnya mahsyar,

Semoga Allah menjadikan kita seorang pemimpin yg adil, pemuda yg tumbuh dalam ketaatan, Orang yg hatinya selalu terkait dengan masjid, Orang yg saling mencintai di jalan Allah, Orang laki-laki yg menolak saat diajak berzina, Orang yg bersedekah dengan ikhlas dan berusaha menyembunyikannya.

Orang yg senantiasa menangis saat berdzikir kepada Allah dalam keadaan sepi.

Semoga Allah meneguhkan iman dan Islam kita,

Dan semoga Allah mewafatkan kita dalam keadaan Husnul khotimah,


Aamiin Yaa Robbal Alamiin

Klaten , 27-6-2023



Selasa , 27-6-2023


Senin, 20 Februari 2023

KENAPA KITA BERHAJI ?

 

Mekkah

Referensi dan introspeksi.

Alloh SWT mewajibkan haji kepada umat manusia baik laki-laki maupun perempuan , sebagaimana firman Nya

" Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Alloh , yaitu ( bagi ) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke baitulloh " QS Ali Imran : 97.

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang dilaksanakan atas dasar istitho'ah yakni kemampuan untuk melaksanakan ibadah haji / umroh ditinjau dari segi jasmani , rohani , ekonomi dan keamanan.

Menunaikan ibadah haji  hakekatnya adalah semata-mata mencari ampunan Alloh atas dosa² kita yang tidak terhitung & tak terbilang dan ridlo Alloh yang memang itu merupakan kebahagiaan hakiki & kenikmatan sejati nan tak terhingga nilainya serta tak terukur kepuasannya.

Sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW ;

" Haji mabrur tiada pahala dan imbalan yang pantas dan yang seharusnya diminta oleh hamba Alloh kecuali surga ( kebahagiaan hakiki ) serta kenikmatan abadi "  HR Buchori

Jadi berhaji sesuai ajaran Nabi bukan bertujuan untuk mencari gelar , gengsi , kekayaan , dan kepuasan duniawi.

Apakah Haji Mabrur itu ?

Haji mabrur adalah haji yang maqbul ( haji yang diterima disisi Alloh SWT , yakni haji yang dosa²nya terampuni sehingga bersih seperti bayi  yang baru lahir kemudian masuk surga )

Nabi  Muhammad SAW bersabda ; " Barangsiapa berhaji dan tidak melakukan rofast ( perkataan yang sarat dengan nafsu birahi )  & fasik ( melanggar larangan agama )  maka dia akan pulang dalam keadaan bersih dari dosa²nya seperti bayi yang baru lahir ( Al hadits ).


Berhaji


Kemabruran seseorang yang telah menunaikan ibadah haji menjadi rahasia Alloh SWT , yang dinyatakan di akherat kelak.Sehingga seseorang sepulang berhaji tidak selayaknya untuk berperilaku sombong.

Tanda-tanda Haji Mabrur

Bahwa perilaku si Haji pasca berhaji adalah lebih baik dibandingkan dengan sebelum berhaji.

Sebagaimana sabda Nabi SAW  : " Tanda² haji mabrur yaitu gemar menebarkan salam  ( kedamaian ) ,suka menyantuni  kaum fakir miskin & senantiasa berhati-hati dalam berbicara ".

Semoga bagi yang telah berhaji tulisan ini dapat menjadi bahan evaluasi diri sehingga tetap istiqomah menjaga kemabrurannya dan bagi calon haji dapat dijadikan referensi kedepan.

 Semoga bermanfaat , Aamiin YRA

Dirangkum dari berbagai sumber.

Klaten , 20 - 02 - 2023

By@kiss

Minggu, 12 Februari 2023

SEKILAS MENGENANG PAK DALYONO

 

Ilustrasi sebuah kegiatan  Karya Bakti PLP 


*Sekilas mengenang Pak Dalyono*

Pertama mendengar PLP bernama Dalyono dan pertemuan terakhirku.


Saat praktek lapangan Diklat PLP Wanagama 1 ( Fakultas Kehutanan UGM ) Mei 1978 di Desa Sambirejo Kec Prambanan Sleman, ( sekitar situs Candi Ijo dan kini Tebing Breksi ) pembimbing P Felix Triyuwono menginformasikan bahwa PLP di sini adalah sdr Dalyono.


Saya penasaran sampai sekitar sebulan praktek berakhir kami belum sempat ketemu dan berkenalan dengan PLP dimaksud.


Dalam pikiran saya sosok PLP merupakan petugas yang hebat dan berdedikasi tinggi karena tugas dan tanggung jawabnya besar sedangkan lokasi tempat tugas di medan yang berat belum tersentuh kendaraan bermotor.


Tentu petugasnya sosok yang gagah kuat dan tahan banting serta tidak kenal menyerah.


Saya tidak tahu pasti kapan Pak Dalyono mutasi dari Sleman ke Gunungkidul , tahu tahu ada daftar nama dalam SK Tahunan PLP terdapat nama Dalyono ditugaskan di desa Nglindur Kec Rongkop kab Gunungkidul.


Rasa penasaran saya baru terjawab dan bisa ketemu dengan P Dalyono ketika sama-sama menjadi rimbawan bidang RLKT di bumi Handayani.


Dan akhirnya PLP kelahiran Sleman sembada itu kecantol gadis cantik Putri Pak Carik dimana dia mondok.


Saking cintanya terhadap lingkungan Gunungkidul Zona pegunungan sewu Pak Dalyono juga memilih pengabdian sebagai Carik Desa Nglindur meneruskan perjuangan mertuanya hingga pensiun.


Saya ketemu terakhir dengan almarhum tanggal 19 November 2011 saat pembekalan Calon Pensiunan PNS Pemkab Gunungkidul di ruang rapat 1 Setda, bagi Pensiunan TMT 1 April 2012.


Sama-sama berangkat sebagai rimbawan Dirjen Kehutanan Departemen Pertanian  akhirnya pensiun di era otonomi daerah dia berstatus staf sebuah kecamatan sementara saya dari Bappeda.


Setelah itu kami tidak pernah komunikasi dan ketemu lagi.


Baru dapat berita yang cukup mengejutkan kemarin lewat GWA Forkis 7108, bahwa Pak Dalyono telah mendahului kita ,  tapi ternyata meninggalnya sudah kurang lebih 100 hari lalu saat pageblug covid 19 dalam peaknya.


Tetapi almarhum meninggal bukan merupakan korban covid 19 namun karena penyakit lainnya yaitu kanker yang menyerang bagian tubuhnya.


Entah firasat atau apa saya tidak sengaja menulis sejumlah nama perangkat desa di Gunungkidul yang merupakan alumni SPbMA MM 52 , salah satunya Pak Dalyono sebagai Carik Desa Nglindur.


Ternyata disambut berita duka karena Pak Dalyono telah menghadap sang khalik.


Selamat jalan pak Dalyono...


Engkau telah menyelesaikan tugas duniamu dengan baik, Insyaa Alloh engkau kembali dengan husnul khatimah 


Aamiin YRA 


Klaten, 12-02-2022


By@kiss

Selasa, 07 Februari 2023

SELAMAT JALAN PAK INDARWITANTO

 

Pak Indar sebagai Panitia TKS Forkis 7108 ke 5


Sepuluh hari setelah Temu Kangen & Silaturahmi ( TKS ) ke 5 paguyuban Forkis 7108 ( _komunitas rimbawan eks NIP 71 & 08 , DIY - Jateng_ )Sabtu 28 Januari 2023 di RM Pondok Ndeso Jogja ada berita yang mengejutkan.

Tepatnya hari Selasa Wage , 7-2-2023 sekitar pkl 06 : 50  WIB di GWA Forkis 7108 atas nama Endar Witanto menulis pesan

" [7/2 06.50] Endar Witanto Yk: Berita lelayu Telah meninggal dunia BPK Indar Witanto  td jam 5.30 Mohon maaf atas semua kesalahannya.

Artinya bahwa berita ini dikirim oleh pihak keluarga ,  karena tidak mungkin orang yang meninggal dunia dapat memposting di GWA.

Delapan belas menit kemudian direspon oleh pak Bambang Soepi :

[7/2 07.08] Bambang Soepijanto: Innalillahi wainna ilaihi rojiun, sy & kelg ikut berduka yg mendalam atas berpulangnya bpk Indar Witanto teriring doa smg almarhum diampuni kekhilafannya & di tempatkan yg terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin YRA

Saya sangat kaget dan tidak begitu saja percaya , sehingga berulang kali mencermati kata demi kata terkait berita duka tersebut , yang ternyata benar adanya setelah membaca dengan teliti & konfirmasi pada narasumber yang dapat dipercaya.

Karangan Bunga Pak Bambang

Dan Pak Bambang Soepi juga secara khusus ikut belasungkawa yg mendalam dengan mengirimkam karangan bunga.

Karbung kelbes Forkis 7108

Demikian pula Paguyuban Forkis 7108 mengirimkan sebuah karangan bunga sebagai penghormatan terakhir atas kesetiaan dan jasa almarhum kepada paguyuban semasa hayatnya.

Pak Indarwitanto bukan Endar lahir di Jogja 20 Agustus 1963 , menikah dengan Wahyuni dan memiliki 3 orang jagoan dari buah perkawinanannya yakni Winto Kurniawan , Andhica Ramadhan dan Okky Wicaksono.

Menurut penuturan Slamet Widodo Doir: Anak ke 1, Winto sudah kerja di Ombusman Jogya.
Anak ke 2. Andi kerja di RS Hardjo Lukito
Anak ke 3. Okky kerja di Fak Pertanian UGM

Ke 3 anaknya alumni UGM semua modoni , demikian imbuhnya.

Tinggal di Jl Sidikan nomor 21 , Pandeyan , Umbulharjo , Yogyakarta, merupakan domisili yang ketiga setelah pindah dari Kalangan , Baturetno ,  Banguntapan , Bantul dan semula hijrah dari rumah perdana di Payak , Sri Mulyo , Piyungan yang dinilai kurang layak huni karena dibawah Sutet dan disekitarnya merupakan sentra pembuatan batu bata dimana asap setiap saat mengganggu pernafasan waktu anak² masih kecil.

Sosok pria yang punya TB 170 an cm dan pernah dimiripkan GP sang gubernur Jateng dua periode saat ini memiliki sense of humor yang tinggi , familiar , jujur dan obyektive dalam bersahabat.

Mengawali karir menjadi staf cabang Sub BRLKT Opak Progo kabupaten Gunungkidul ber NIP awal 71 dan pensiun per 1 September 2021 sebagai staf Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan Provinsi DIY pada usia 58 tahun.

Saya cukup akrab dengan almarhum semasa satu kantor Cab SBRLKT , Dinas PKT hingga menjadi Dinas Kehutanan Kabupaten Gunungkidul tahun 2001 karena saya mutasi ke Dinas Peternakan sedangkan Pak Indar stagnan sebagai rimbawan.

Dan sebagai mitra kerja almarhum kinerjanya baik , bertanggungjawab  tertib dan mudah bergaul. Terhadap saya Pak Indar kala itu menjadi salah satu figur sahabat yang tulus lahir batin dan sering memotivasi untuk kemajuan karir saya kedepan dengan yakin dan mantap.

Saat terakhir dalam persiapan penyelelenggaraan TKS ke 5 Paguyuban Forkis 7108 saya minta bantuan untuk berpartisipasi sebagai anggota panitia pelaksana almarhum dengan senang hati menyatakan siap dan katanya :

" *Mksh p kis.Akan sy laksanakan sebaik baiknya.* " (  _copas tulisan asli pak Indar 27-1-23_  )

Dan Sabtu , 28 - 1 - 2023 memang tidak banyak perbincangan karena sikon , tetapi saat sholat dluhur kami berjamaah bertiga dengan almarhum & Pak Amir di mushalla RM pondok ndeso hanya singkat mengatakan sangat senang dapat ketemu teman² lama.

Dan atas pertanyaan yang saya kirim japri.

[30/1 18.05] kiswantoadinegara:

Assalamu 'alaikum wr wb

Sebagai bahan evaluasi

Menurut anda bagaimana kesan / pesan terhadap penyelenggaraan TKS ke 5 kemarin  ?

Terima kasih

🙏

Pak Indar merespon dan menjawab

[30/1 19.10] Endar Witanto Yk:

_Walaikumsalam wr wb menurutku monoton kita cuma dengerin pengalaman beliau, kita bisa ketemu teman lama bisa cerita masa lalu, diselingi acara apa yg bisa nambah gayeng._

*Kisah kepergiannya*

Dimata saya Pak Indar adalah orang baik , insyaallah wafat kanti husnul khatimah.

Tanpa sakit yang berarti untuk pulang , dengan gampang kembali ke haribaan sang pencipta , tidak merepotkan keluarga dan tersiksa raganya .

Sebagaimana cerita anak² nya kepada sahabat dekat ayahandanya yang hadir takziah di rumah duka Sidikan diantaranya :

1. [7/2 11.55] YB Suprapto: 

Td pagi sy kerumah duka menurut informasi putranya pak Indar td pagi msh subuhan katanya ada rasa sakit didada, kemungkinan beliau jantungnya pak Kis

[7/2 12.00] YB Suprapto: Ceritanya mirip dgn pak Widianto, waktu itu pak Widianto antar  jemput pak Harsono, kemarin pak Indar antar jemput pak Gito

[7/2 12.40] YB Suprapto: Selisihnya 5 hari dan 10 hari dg TKS pak , demikian cerita pak Prapto yang tinggal di Karangjati kidul Monjali kepada saya.

2. [7/2 18.00] Slamet Widodo Doir:

Alkhamdulillah bs ke rumah alm. kakek Endar utk ngaruhke dan ikut bela sungkawa serta mendoakan alm dan kelg, ditemui mas Okky dan mas Andi..

Menurut cerita mas Okky, alm tdk sakit, cm mngeluh sm mas Andy kok sesek dadanya, terus dikeroki oleh mas Andy,selesai dan terasa enak,lalu ke kmar mandi dan meninggal, smpat dibawa ke RS jg namun sdh meninggal, yg ngonangi istrinya saat akan ke kmar mandi, kejadian kurleb 06.00an pagi.
Begitu modoni "

Demikian Doir mengisahkan.

Sekali lagi Pak Indarwitanto adalah sosok yang perilakunya baik , sebenarnya banyak sekali kisah menarik saat berdinas bersama diantaranya pengalaman rem mobil dinas  kijang kotak  " pajero " blong di Clongop , menyewa jetsky di Telaga Sarangan berdua saya drivernya, dll.


Di Telaga Sarangan , 1990 an

Selamat jalan pak Indar sahabat baikku , dimataku engkau adalah salah satu sahabat terbaikku...

Saya, kami merasa kehilanganmu...

Sosok Jujur dan obyektive


Engkau telah sukses dan menyelesaikan tugas duniamu dengan baik pula.

Innalillahi wainna ilaihi rojiun, saya & keluarga ikut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya *bapak Indarwitanto* teriring doa semoga almarhum diampuni dosa kekhilafannya , diterima amal ibadahnya & di tempatkan yang terbaik di sisi Allah SWT.

Keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran , ketabahan dan keikhlasan.

Aamiin YRA

Klaten , 7 Februari  2023
Sahabatmu

Kiswanto






Sabtu, 26 Oktober 2019

PELAJARAN SANGAT BERHARGA DARI BANGKRUTNYA SARI WANGI

Brand Teh Sari Wangi 


Kadilajo ~ PT Sariwangi AEA yang melahirkan teh Sari Wangi dinyatakan bangkrut oleh pengadilan niaga Jakarta Pusat pada Selasa 16 Oktober 2018.

Perusahaan yang didirikan oleh Johan Alexander Supit pada tahun 1962 ini terlilit hutang lebih dari satu trilyun rupiah. Apakah ini berarti kita tidak bisa menikmati teh celup Sari Wangi ?

Ternyata, pada tahun 1989, brand Sari Wangi sudah dibeli oleh Unilever. Sekali lagi ingat ya, yang dibeli adalah brand Sari Wangi bukan PT Sari Wangi AEA. Dengan kata lain, PT Sari Wangi tetap memproduksi dan mensuplai teh Sari Wangi ke Unilever namun brand Sari Wangi sudah menjadi milik Unilever.

19 tahun kemudian, tepatnya awal tahun 2018, Unilever memutuskan kontrak dengan PT Sari Wangi AEA untuk mensuplai teh Sari Wangi ke Unilever. Entah darimana Unilever mendapatkan suplai penggantinya, yang jelas produk Sari Wangi masih tersedia di pasaran. Dan bulan ini, PT Sari Wangi dinyatakan pailit. Menariknya, teh Sari Wangi akan tetap ada di pasaran karena pemilik brandnya yaitu Unilever masih tetap berdiri. Bangkrut perusahaan yang melahirkannya bukan berarti “mati” produknya.

Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari kejadian ini.

Pertama, brand itu sangat penting. Bahkan harga brand boleh jadi lebih mahal dibandingkan dengan aset fisik yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Orang-orang yang cerdas dan berakal sehat akan fokus membangun brand dan intangible aset lainnya. Dalam bahasa pengembangan diri, brand itu sama dengan reputasi diri.

Dengan reputasi inilah kita bisa memiliki pengaruh yang semakin meluas, harga Anda semakin mahal. Reputasi yang baik juga akan menyelamatkan kita saat kita gagal dan terpuruk. Bangunlah reputasi Anda semakin tinggi, semakin kuat dan semakin mengakar.

Kedua, seriuslah membangun bisnis yang tidak akan merugi. Adakah bisnis yang dijamin tidak akan rugi? Jawabnya, secara spiritual, ada. Dalam kitab suci agama saya, Al Quran surat Faathir ayat 29 dinyatakan “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah (Al Quran), mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dengan diam-diam maupun terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”.

Jadi secara spiritual, ada tiga bisnis yang dijamin tidak merugi yaitu: membaca Al Quran, mendirikan shalat, dan bersedekah. Silakan Anda perdalam dengan bertanya tafsir surat ini kepada ustadz Anda. Setiap ada berita bisnis yang bangkrut saya selalu teringat ayat ini. Seyogyanya, sebagai pebisnis atau sebagai profesional, Anda tidak boleh meninggalkan perniagaan ini. Tentu bagi Anda yang beragama Islam.

Ketiga, kurangi nafsu berhutang. Nafsu untuk membesarkan bisnisnya, membuat management PT Sariwangi AEA pada tahun 2015 memutuskan untuk meminjam uang kepada 5 bank yaitu HSBC, ICBC, Rabobank, Panin dan Commonwealth. Ternyata proyek yang mereka kembangkan dengan dana pinjaman ini hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Akhirnya, perusahaan yang sudah berdiri setengah abad lebih tidak sanggup membayar dan dinyatakan gulung tikar.

Jangan demi gengsi dan gaya hidup, Anda rela berhutang kesana-kemari, apalagi gali lubang dan tutup lubang hanya karena Anda ingin terlihat menjadi orang yang terpandang. Hidup bersahaja justeru menambah dan meningkatkan reputasi Anda.

Keempat, lakukan evaluasi efektifitas jalannya bisnis kita secara bertahap, sehingga step by stepnya pertumbuhan atau ketidak bertumbuhan segera terdeteksi, sehingga langkah prioritas dan solutif perbaikan dilakukan sedini mungkin.

Sari Wangi memberikan pelajaran “wangi” kepada kita bahwa brand atau reputasi nilainya sangat tinggi, kita jangan terjebak dalam kubangan hutang tiada henti, dan bersegeralah evaluasi bertahap efektifitas jalannya bisnis dan aktif menjalankan perniagaan yang tiada merugi yang keuntungannya bisa dibawa mati.

Salam #BerkahSuksesMulia

Copas by @kiss

Jumat, 27 September 2019

TERIMA KASIH AYAHKU DAN GUNUNGKIDUL

Bersama Ayah di Semarang 1969 


" ......TERIMA KASIH AYAHKU DAN GUNUNGKIDUL.......  "

( sepenggal catatan perjalanan dan gemblengan di kawah candradimuka)

Masih saya ingat saat itu bulan September 1978..., 37 tahun silam pasca lulus dari pendidikan di Wanagama 1 Fakultas Kehutanan UGM dengan predikat juara kedua.

Kemudian memperoleh surat keputusan Menteri Pertanian RI diangkat sebagai Petugas Lapangan pada Proyek Inpres Penghijauan di kabupaten daerah tingkat II Gunungkidul DIY

Oleh karena itu  secepatnya ingin tunjuk muka kepada Bupati dimana saya ditugaskan.

Selepas menghadap Bupati Gunungkidul  saat itu R Darmakum Darmokoesoemo di kabupaten yang terkenal tandus dan gersang  ,memperoleh pengarahan Pak Soegijo ,berdasarkan surat perintah saya ditugaskan di wilayah kecamatan Panggang.

Saking semangat dan penasaran saya pikir langsung mau tunjuk muka pada Camat Panggang ( Alm Soetojo ).

Perjalanan Wno - Panggang ( 39 km ) ,saya tempuh hampir 3 jam dengan sepeda motor CB Gelatik andalan  ,karena kondisi jalan tanah berbatu sangat jelek..dan belum hafal rute yang harus dilalui.

Sampai kantor kecamatan ternyata sudah tutup kantor ,dan harus kembali lain hari...sungguh perjalanan melelahkan

Saya pulang atas saran penjaga kantor agar lewat bibal - nawungan - lanteng -siluk - imogori - jogja , masyaallah dalane menurun , berkelok dan berbatu ....sungguh ngeri !

Sampai rumah sore hari , ditanya ayahku gimana senang dan mantap  jadi PLP di Gunungkidul ? Saya dengan ragu mengatakan saya pikir-pikir pak ,kok kayaknya sangat berat....

Dengan bijak ayahku mengatakan dan memotivasi , jangan kalah sebelum bertanding nak , cobalah dulu barang sebulan - sukur setahun , barulah memutuskan

kemudian semangat baru untuk menghadapi tantangan muncul dengan mengucap bismillah saya mantap menjadi Petugas Lapangan Penghijauan ( PLP ) ,sebagai ujung tombak Dirjen Kehutanan, Departemen Pertanian untuk memerangi lahan kritis

yang dikemas dalam Program Penyelamatan Hutan ,Tanah dan Air ( PHTA ), yang saya pikir sangat menantang dan mulia

Dan alhamdulillah , berkat dorongan ayahku dan ridho Allah SWT saya mampu menjalankan tugas sebagai PLP serta amanah lainnya hingga 34 tahun ( 1978 - 2012) lamanya dengan baik.

Tercatat tinta emas sejumlah prestasi membanggakan dan kontribusi terukir di lembar - lembar kenangan tak terlupakan

Terima kasih , ayah dan ibuku ( Alm ) , saudara-saudara ku , teman2 PLP , teman-teman kec Panggang dan semuanya yang telah menemaniku secara baik dan tulus hingga betah berlama-lama dibumi Gunungkidul - Handayani

Dibumi ini saya banyak memperoleh hikmah dan pelajaran sangat berharga dalam hidup terima kasih Gunungkidul yang telah mendewasakanku dan membuat hidupku kian bermakna...............

Klaten , 27 September 2015

By @kiss

Senin, 27 Mei 2019

BOLEH PINTAR TAPI KEJUJURAN DAN INTEGRITAS LEBIH PENTING

Jujur dan Integritas lebih penting 


Kadilajo ~ Dua belas tahun silam, seorang wanita dari Asia (tak usah sebut nama negaranya) datang ke Prancis untuk  kuliah di salah satu universitas terkenal di Paris.
Dia memang cerdas, bahasa Prancis dan Inggris-nya juga sangat baik sehingga lulus seleksi.

Sejak mulai kuliah di hari pertama, dia perhatikan bahwa sistem transportasi di Paris menggunakan sistem otomatis.
Artinya, Anda beli tiket sesuai dengan tujuan melalui mesin.

Setiap perhentian kendaraan umum, memakai cara *_self-service_* dan jarang sekali diperiksa petugas.
Bahkan pemeriksaan insidentil oleh petugas pun hampir tidak ada, bukan karena manajemennya buruk tapi unsur *_trust*_ dan tertib sosial di sistem transportasi Kota Paris memang sudah baik.

Akhirnya lama kelamaan dia temukan kelemahan sistem ini, dan dengan kelihaiannya itu dia bisa naik transportasi umum tanpa harus beli tiket dan dia sudah memperhitungkan kemungkinan tertangkap petugas karena tidak beli tiket, sangat kecil.
Sejak itu, dia selalu naik kendaraan umum dengan tidak membayar tiket.

Ia justru menganggapnya sebagai salah satu cara penghematan sebagai mahasiswa miskin yang dengan cara apapun kalau bisa irit, ya diirit.
Dia bahkan merasa bangga karena dianggapnya itu sebagai *kehebatan* yang tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.

*Empat tahun berlalu, perempuan muda itu pun tamat dengan _cum laude_ dari fakultas favorit dan universitas* *ternama di Paris dengan angka indeks prestasi kumulatif (IPK) yang sangat bagus.*

Hal itu membuat dirinya penuh percaya diri.

Setelah wisuda, gadis itu pun mulai mengajukan aplikasi surat lamaran kerja ke beberapa perusahan ternama di Paris.
Pada mulanya, semua perusahan yang dikirimi surat lamaran via email merespon dengan karena IPK-nya yang tinggi dan lulusan universitas top di Paris.

Tapi beberapa hari kemudian, semuanya menolaknya dengan berbagai alasan.
Hal ini terus terjadi berulang kali sampai akhirnya membuatnya merasa jengkel dan marah.

Dia bahkan sampai menuding perusahaan-perusahaan itu rasis karena tidak mau menerima warga negara asing meski lulus *_cum laude_* dari universitas ternama di Paris.
Akhirnya, pada suatu hari karena penasaran bercampur dongkol ia memutuskan untuk mengadukannya ke Departemen Tenaga Kerja Prancis di Paris.

Dia ingin melapor sekaligus ingin tahu kenapa perusahaan-perusahaan tersebut menolaknya.
Tapi, ketika bertemu dengan salah satu manager di kantor Depnaker Paris tersebut, ia mendapat penjelasan yang ia dapat di luar perkiraannya.
Berikut adalah dialog mereka.

*Manager*:
Nona, kami tidak rasis, sebaliknya kami sangat mementingkan Anda.
Pada saat anda mengajukan aplikasi pekerjaan di perusahan, kami sangat terkesan dengan nilai akademis dan pencapaian Anda.
Sesungguhnya, berdasarkan kemampuan, Anda sebenarnya adalah golongan pekerja yang kami cari-cari."

*Nona*:
Kalau begitu, kenapa perusahan-perusahaan tersebut tidak menerima saya bekerja?

*Manager*:
Jadi begini, setelah kami periksa di *_database,*_ kami menemukan data bahwa Nona pernah tiga kali kena sanksi tidak membayar tiket saat naik kendaraan umum.

*Nona*
(kaget): Ya, saya mengakuinya. Tapi, apakah karena *perkara kecil* tersebut semua perusahaan boleh menolak saya?

*Manager*:
Perkara kecil?
Kami tidak menganggap itu perkara kecil, Nona.
Kami lihat di _database,_ Anda pertama kali melanggar hukum terjadi di minggu pertama Anda masuk di negara ini.
Saat itu petugas percaya dengan penjelasan yang Anda bahwa Anda masih belum mengerti sistem transportasi umum di sini. Itu sebabnya kesalahan tersebut diampuni. Namun Anda tertangkap dua kali lagi setelah itu.

*Nona*:
Ohh, waktu itu karena tidak ada uang kecil saja.

*Manager*:
Tidak, tidak. Kami tidak bisa terima penjelasan Anda.
*Jangan anggap kami bodoh*. Kami yakin Anda telah melakukannya ratusan kali sebelum tertangkap.

*Nona*:
Well, baiklah. Tapi, itu _kan_ *bukan kesalahan mematikan ..'?* Kenapa harus begitu serius? Lain kali saya perbaiki dan berubah _kan_ masih bisa?

*Manager*:
Maaf, kami tidak menganggap demikian, Nona.
Perbuatan Anda membuktikan dua hal:
*Pertama, Anda tidak mau mengikuti* *peraturan yang ada. Anda pintar mencari kelemahan dalam peraturan dan memanfaatkannya* *untuk diri sendiri.*
*Kedua, Anda tidak bisa dipercaya !*

Nona, *banyak pekerjaan di berbagai perusahaan di negara Prancis ini bergantung pada kepercayaan atau _trust*
Jika Anda diberikan tanggung jawab atas tugas di sebuah wilayah, maka Anda akan diberikan kuasa yang besar.
Karena efisiensi biaya, kami tidak akan memakai sistem kontrol untuk mengawasi pekerjaanmu.
Hampir semua perusahan besar di Prancis ini mirip dengan sistem transportasi di negeri ini.
Oleh sebab itu, kami tidak bisa menerima Anda, Nona.
Dan saya berani katakan, di negara kami bahkan seluruh Eropa, tidak akan ada perusahan yang mau menggunakan jasa Anda.

Pada saat itu, wanita ini seperti tertampar dan terbangun dari mimpinya dan merasa sangat menyesal.
Tapi, penyesalan selalu datang terlambat ketika nasi sudah jadi bubur atau peristiwa buruk telah terjadi.

Perkataan manager yang terakhir membuat hatinya bergetar dan sangat menyesal.
Ia akhirnya terdiam seribu bahasa tidak bisa berkata apapun.

Sahabatku,
Ada pesan moral yang sangat berharga yang bisa kita petik dari kisah nyata mahasiswi pintar tersebut.
*Moral dan etika (attitude) itu amat sangat penting, bahkan ditempatkan di atas kepintaran,* *kecerdasan atau kegeniusan*.

*Dalam kehidupan sosial, moral dan etika (attitude) seseorang bisa* *menutupi kekurangan IQ atau kepintaran intelektual*.
*Tetapi IQ atau kepintaran, bagaimanapun tingginya, tidak akan bisa menolong etika moral dan integritas yang buruk*.

*Samuel Johnson* (1709-1784), sastrawan Inggris mengatakan:
_Knowledge without integrity is dangerous and dreadful._
(Pengetahuan tanpa integritas pasti berbahaya dan mengerikan).

*Clive S Lewis* (1898-1963), profesor di Universitas Oxford dan penulis novel terkenal Inggris
mengatakan:
_Integritas adalah melakukan hal yang benar, ketika tidak ada yang melihat. *Integritas dan kejujuran adalah kekayaan paling jarang dimiliki manusia.*

Marilah kita renungkan🙏🙏

Copas by @kiss