Tampilkan postingan dengan label Keagamaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keagamaan. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Maret 2025

SEJARAH MASJID LAILATUL QODAR KADILAJO - KLATEN



Masjid Lailatulqodar Kadilajo 


Kadilajo  ~  Masjid Lailatul Qodar yang berada di Jl A Marta Wijaya dk Kadilajo RT 03 RW 01 ,desa Kadilajo ,kecamatan Karangnongko ,Kabupaten Klaten telah berumur 56 tahun tepatnya pada tanggal 17 Agustus 2025 

Sejarah berdirinya;

Pada tahun 1963 an keluarga mbah Bayan putri Kawit Ardjopawiro binti Marto Wijoyo ( Lurah pertama desa Kadilajo)  diberi langgar panggung kecil berbahan kayu dan berdinding gedhek dari keluarga mbah Partorejo RT 02 dk Kadilajo.

Konon langgar tersebut berasal dari padukuhan Cawisan, desa Argomulyo, kecamatan Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Karena kondisi langgar tua yang rusak dan tidak layak untuk menjadi sarana beribadah secara nyaman, aman dan hikmat maka mbah Kawit Ardjopawiro isteri Martodimedjo Bayan Keputran menggagas membangun rumah ibadah secara permanen ditanah pekarangan miliknya depan rumah tinggalnya.

Pelaksanaan pembangunan bangunan fisik mushalla dipercayakan kepada Kirmadji Harto Sukirno ( cucu mbah Lurah Marto Wijoyo ) keponakan mbah Kawit Ardjopawiro , termasuk mencari  izin dan gambar mushalla dari PTP Tembakau Kebonarum Klaten,serta tukang kayu Mulyono Mayungan yang juga membuat mushalla pabrik Tembakau tersebut.

Pembiayaan pembangunan mushalla pribadi tahun 1969 seluruhnya ditanggung keluarga mbah Bayan Kawit Ardjopawiro binti Marto Wijoyo lurah desa Kadilajo pertama , yang tertarik dan ingin mereplikasi mushalla di Pabrik Tembakau Kebonarum yang sering dilihatnya ketika kekota Klaten.

Akhirnya pada Juni 1969 dimulailah pembangunan sebuah mushalla berukuran  5  x  7 meter berdinding tembok permanen dengan balungan kayu jati kelas satu semuanya.

Mushalla yang desainnya copy paste masjid Al Muttaqin pabrik tembakau PTP Kebonarum Klaten tersebut menelan biaya sekitar Rp 125.000,00 diresmikan pada tanggal 17 Agustus1969 oleh Bupati Klaten Soetijoso.

Prasasti Masjid Lailatul Qodar

Setelah diresmikan Bupati Kepala Daerah Klaten , diinisiasi musyawarah pendiri masjid , tokoh agama dan pemuda untuk membahas sejumlah hal penting terkait mushalla yang siap dimanfaatkan sebagai sarana peribadatan pada tanggal 10 Oktober 1969 betempat di mushalla baru.

Pertama membentuk kepengurusan atau takmir ditunjuk sebagai ketua Sumardjo Umar Suhudi , bendahara Harto Sukirno ,  Imam Yoto Sudarmo , muadzin Abdul Salam dan dakwah oleh para pemuda aktif diantaranya Djemidi Haryanto , Tukiran , Sukapto, Supardi , Sukino dengan kaderisasi remaja Ngadiso , Mulyono dan Kiswanto.

Hal penting yang diputuskan dalam musyawarah itu adalah memberikan nama atau tetenger Mushalla cantik dan kokoh itu.

Mushalla tersebut sepakat diberikan tetenger Lailatul Qodar atas restu dan ridho mbah KH Asy'ari dari Gumutri, Sukoharjo, Nganglik , Sleman , Yogyakarta  yang berperan sebagai guru spiritual keluarga mbah Bayan nDlajo.

Sosok Nyai Kawit Arjopawiro

Nyai Kawit adalah putri sulung dua bersaudara adiknya bernama Nyai Sasap dari Marto Wijoyo lurah desa Kadilajo pertama yang menjabat sejak pra Indonesia merdeka hingga tahun 1950 an.

Nyai Kawit lahir pada tahun 1890 , menikah dengan Kyai Martodimejo yang menjabat sebagai Kebayan desa Keputran, kecamatan Kemalang , Klaten dari tahun 1922 sd 1973.

Pernikahan Nyai Kawit dengan Kyai Martodimejo tidak memiliki keturunan dan Nyai Kawit wafat pada tanggal 7 Januari 1977 pada usia 87 tahun.

Nyai Kawit adalah perempuan yang dikenal taat dalam beragama , dan merupakan  perintis berkembangnya umat Islam di Kadilajo dan sekitarnya era tahun 1960 an.
Pada era itu hanya terhitung beberapa keluarga yang telah menjalankan syareat Islam sesuai kemampuannya.

Setidaknya mulai tahun 1968 hingga wafat almarhumah senantiasa menyembelih hewan qurban berupa seekor sapi.

Perkembangan Mushalla Lailatul Qodar

Mengingat perkembangan umat Islam pasca pasca dibangunnya Mushalla Lailatul Qodar ( MLQ ) cukup signifikan ,sehingga sarana ibadah yg semula hanya untuk keluarga tersebut tidak mampu menampung kian banyaknya jamaah yang menjalankan ibadah sholat dirumah Alloh SWT tersebut akhirnya tahun 1993 dilakukan renovasi dan pengembangan bangunan.

MLQ pandangan samping (Utara) 

Akhirnya menjadi sebuah masjid dengan dimensi  8   x  14 meter dilengkapi fasilitas penunjang seperti kamar mandi, jamban, tempat wudlu, tempat parkir, bedug ,gudang serta sound sistem atau pengeras suara serta kini dilengkapi cctv.

Masjid Lailatul Qodar beserta tanahnya telah diwakafkan untuk selanjutnya dikelola oleh Takmir MLQ desa Kadilajo.

Masjid Lailatul Qodar sejak tahun 1970 an digunakan untuk ibadah sholat Jumat yang sebelumnya jamaah harus jumatan di Masjid Al Huda Kalikajar , desa Keputran, kecamatan Kemalang.

Pembangunan dan pemeliharaan Masjid Lailatul Qodar Kadilajo pasca diresmikan dan musyawarah dilakukan oleh Takmir dengan dana swadaya umat.

Pada tahun 2004 Takmir MLQ Kadilajo juga dapat amanah untuk membangun Masjid Al Munawwir Ndlajo di Jl Kresno , RT 02 RW 01, desa Kadilajo diatas tanah wakaf bpk Suharno Kalikajar yang dipersiapkan untuk Ponpes Al Munawwir kedepan secara swadaya.

Selamat ulang tahun Masjid Lailatul Qodar  Kadilajo ke 56 , 17 - 8 - 2025

Lestari, Makmur dan Barakallah


By @kiss

Jumat, 12 Mei 2023

PROFIL JAMAAH HAJI KABUPATEN KLATEN 2023

 

Jamaah haji tengah thowaf ( ilustrasi )


Klaten ~ Rilis Calon Jamaah Haji untuk kabupaten Klaten tahun 2023 , berdasarkan SE Ditjen Haji & Umrah sebanyak 1.300 orang.

Dari 1.300 orang calhaj terdiri dari 1197 orang reguler dan 103 orang cadangan.

Informasi dari Kemenag kabupaten Klaten pelunasan BPIH per 5 Mei 2023 yang sudah lunas 1.133 orang terdiri dari 1.052 orang reguler dan 81 orang cadangan , laki² 541 orang dan 592 orang perempuan.

Calhaj termuda laki² umur 18 th a.n. Vahalla Vidocia Vabella dari Tonggalan Klaten Tengah sedangkan tertua Tuminah 91 tahun perempuan asal Kradenan Trucuk ( untuk tertua nasional Mbah Harun  usia 119 tahun ,lahir 1904 calhaj asal Madura , sebenarnya sesuai daftar tunggu normal berangkat tahun 2046 ).

Mutasi calhaj masuk 8 orang dan keluar 8 orang.

Petugas terdiri dari TPHI 3 orang , PPIHI 3 orang , TKHI 8 orang & TPHD 10 orang ( Pembimbing ibadah 3 orang , Pembimbing kesehatan 3 orang & Layanan umum 4 orang ).

Rencana keberangkatan kloter 55,56,57 dan 58 pada tanggal 9 - 10 Juni 2023.


*dari berbagai sumber

By @Kiss



Senin, 08 Mei 2023

HALAL BI HALAL NU DESA KADILAJO

 

Habib Muhammad Solo


Kadilajo ~ Pengurus Ranting NU desa Kadilajo menggelar halal bi halal bersama warga pada Ahad Pon ,7-5-2023  mulai pkl 7:00 sd 12:30 Wib bertempat di lapangan depan Kantor Kades Kadilajo.

Agenda ini merupakan yang pertama kali digelar, sehingga diperlukan saran masukkan untuk evaluasi serta perbaikan kedepan.


Katdes & Tomas hadir


Dihadiri ratusan warga terdiri dari katdes , tokoh masyarakat , babinsa , babinkamtibmas , serta warga NU setempat.

Dengan susunan acara pra acara pembacaan maulid dipandu Habib Muh Zain Rifqi Al Jailani.

Selanjutnya pembukaan oleh MC H Ngatmin HM , tilawah Alquran oleh Siti Shofiyatun , Dzikir tahlil KM Chafid Tanwir.


Ikrar halal bi halal


Laporan ketua panitia diwakili oleh Samidi ,sambutan Kades dilanjutkan ikrar halal bi halal by Prof H Sugiyarto.

Istirahat diisi hadroh Al Jawahir.

Acara inti mau'idzoh hasanah oleh Habib Muhammad bin Yahya Baroghbah dari Solo , dimulai agak molor dari jadwal karena kurangnya ketaatan dalam memanfaatkan alokasi waktu pada masing² petugas sub acara.

Akibatnya justru acara inti durasi waktunya hanya tinggal sedikit.

By @kiss


IDUL FITRI MANUT PEMERINTAH

 

MLQ Kadilajo

Gus Chafidz saat khutbah


Kadilajo ~ Umat Islam desa Kadilajo khususnya jamaah Masjid Lailatul Qodar dk Ndlajo merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1444 H / 2023 M pada Sabtu 22 April 2023, yakni manut Pemerintah.

Kendati salah satu ormas Islam besar lainnya ( Muhammadiyah ) sudah menetapkan jatuh pada Jumat ,21-4-2023.

Berdasarkan hasil sidang isbat Pemerintah cq Kemenag pada Kamis sore 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Sabtu 22 April 23.

Sholat Idul Fitri digelar di Masjid Lailatul Qodar ( MLQ ) mulai pkl 06:30 dengan imam & khatib KM Chafidz Tanwir.


Jamaah saling salaman


Diikuti sekitar 500 orang jamaah hingga dihalaman dan samping MLQ.Infak saat Sholat Id sejumlah Rp 3 jt lebih.

Amil zakat fitrah bekerja pada Kamis 20-4-23 dipusatkan di MLQ , kewajiban muzaki membayar zakat sejumlah 2,75 kg beras / jiwa atau setara Rp 35.000,00


Bersama Gus Chafidz Tanwir


Setelah khutbah diadakan ikrar halal bi halal dilajutkan saling berjabat tangan,kemudian untuk ujung / silaturahmi pada sanak saudara serta tetangga.


By @kiss

Senin, 20 Februari 2023

KENAPA KITA BERHAJI ?

 

Mekkah

Referensi dan introspeksi.

Alloh SWT mewajibkan haji kepada umat manusia baik laki-laki maupun perempuan , sebagaimana firman Nya

" Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Alloh , yaitu ( bagi ) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke baitulloh " QS Ali Imran : 97.

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang dilaksanakan atas dasar istitho'ah yakni kemampuan untuk melaksanakan ibadah haji / umroh ditinjau dari segi jasmani , rohani , ekonomi dan keamanan.

Menunaikan ibadah haji  hakekatnya adalah semata-mata mencari ampunan Alloh atas dosa² kita yang tidak terhitung & tak terbilang dan ridlo Alloh yang memang itu merupakan kebahagiaan hakiki & kenikmatan sejati nan tak terhingga nilainya serta tak terukur kepuasannya.

Sebagaimana diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW ;

" Haji mabrur tiada pahala dan imbalan yang pantas dan yang seharusnya diminta oleh hamba Alloh kecuali surga ( kebahagiaan hakiki ) serta kenikmatan abadi "  HR Buchori

Jadi berhaji sesuai ajaran Nabi bukan bertujuan untuk mencari gelar , gengsi , kekayaan , dan kepuasan duniawi.

Apakah Haji Mabrur itu ?

Haji mabrur adalah haji yang maqbul ( haji yang diterima disisi Alloh SWT , yakni haji yang dosa²nya terampuni sehingga bersih seperti bayi  yang baru lahir kemudian masuk surga )

Nabi  Muhammad SAW bersabda ; " Barangsiapa berhaji dan tidak melakukan rofast ( perkataan yang sarat dengan nafsu birahi )  & fasik ( melanggar larangan agama )  maka dia akan pulang dalam keadaan bersih dari dosa²nya seperti bayi yang baru lahir ( Al hadits ).


Berhaji


Kemabruran seseorang yang telah menunaikan ibadah haji menjadi rahasia Alloh SWT , yang dinyatakan di akherat kelak.Sehingga seseorang sepulang berhaji tidak selayaknya untuk berperilaku sombong.

Tanda-tanda Haji Mabrur

Bahwa perilaku si Haji pasca berhaji adalah lebih baik dibandingkan dengan sebelum berhaji.

Sebagaimana sabda Nabi SAW  : " Tanda² haji mabrur yaitu gemar menebarkan salam  ( kedamaian ) ,suka menyantuni  kaum fakir miskin & senantiasa berhati-hati dalam berbicara ".

Semoga bagi yang telah berhaji tulisan ini dapat menjadi bahan evaluasi diri sehingga tetap istiqomah menjaga kemabrurannya dan bagi calon haji dapat dijadikan referensi kedepan.

 Semoga bermanfaat , Aamiin YRA

Dirangkum dari berbagai sumber.

Klaten , 20 - 02 - 2023

By@kiss

Sabtu, 03 Desember 2022

PENGAJIAN MALEM SELASA WAGE

 

MLQ Kadilajo



Kadilajo ~ Majelis Dzikir dan sholawat rutinan malem Selasa Wage menggelar pembacaan maulid simthud duror serta pengajian .


Hadir dan memimpin kegiatan Habib Muh Zein Rifqi Al Zaelani selaku pengasuh ponpes Ledok Margorejo ds Kadilajo bersama Mahabbatus Sholikhin.


Pelaksanaan pada Senin pon , 28 November 2022 bertempat di Masjid Lailatul Qodar dk Kadilajo , desa Kadilajo , kecamatan Karangnongko , kabupaten Klaten.


Dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah , pengurus serta sejumlah tokoh agama.

Acara lancar


" Alhamdulillah cuaca terang walaupun pagi hari turun hujan dan acara berjalan dengan lancar.." demikian penuturan salah satu takmir MLQ.


Dalam pembacaan dzikir tahlil dikirimkan kepada khususon cikal bakal pendiri masjid Lailatul Qodar,mbah Kawit Ardjopawiro para pegiat yang ikut memakmurkannya serta alim ulama guru spiritual seperti KH Asya'ri , dan KH Barmawi imbuh ketua takmir MlQ.


Pelaksanaan kegiatan yang akan datang di desa Blimbing kecamatan Karangnongko.


By@kiss


Senin, 14 November 2022

MASJID RAYA SHEIKH ZAYED SOLO

 

Masjid Sheikh Zayed Solo




Namanya Masjid Raya Sheikh Zayed Solo 


Masjid baru ini berada di Jl A Yani  kelurahan Gilingan, kecamatan  Banjarsari , kota Solo bersebelahan dengan Viaduk Gilingan.


Merupakan hibah dari Pangeran UEA Syeikh Mohamed bin Zayed ( MBZ ) Al Nahyan senilai 300 M , mulai dibangun 6-3-2021 diatas tanah seluas 8.000 m².


Dirancang mirip ( sebagai replikasi ) masjid di Abudabe Uni Emirate,yakni Sheikh Zayed Grand Mosque .


Masjid mewah dan indah ini dibangun dengan dua lantai, memiliki empat menara besar, satu kubah utama serta 82 kubah kecil gaya Maroko.


Sedangkan plataran masjid ini dirancang seperti masjid di Pakistan.


Fasilitas masjid dilengkapi ruang VIP , perpustakaan serta sementara area parkir yang muat 28 bus dan ratusan sepeda motor.


Ketua pengurus harian dan Imam besar Masjid Raya Sheikh Zayed Solo adalah KH Abdul Rozaq Shofawi.


 Masjid ini diresmikan oleh Presiden RI Senin 14-11-2022

Adab yang diberlakukan

11 Adab di Masjid Sheikh Zayed Solo




_dihimpun dari berbagai sumber_


By@kiss

Sabtu, 06 Agustus 2022

TAKMIR MLQ AKAN SANTUNI ANAK YATIM

Pengurus PP Al Munawwir nDlajo & Takmir MLQ


Assalamualaikum BPK..ibu 

 *Kepada Yth.Bpk/Ibu Dermawan Anak Yatim* 

 Dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1444 H. (Yaumi Assuro). Kami Pengurus Masjid Lailatul Qadar dan Pon.Pes. Al Munawwir nDlajo, mengajak Bpk/Ibu/ Sdr. Dermawan untuk berpartisipasi memuliakan anak Yatim dengan menyisihkan sebagian rezeqi kita untuk putra Putri yatim di wilayah Kadilajo dan sekitarnya. 

Penyerahan Santunan Insyaa' Alloh akan di selenggarakan pada : 

 ✅ Hari : Senin Legi 

Tanggal : 8 Agustus 2022 

🕑 Waktu. 16.00 Wib sampai selesai 📍

Tempat : Masjid Lailatul Qodar Kadilajo, Karangnongko, Klaten 

 Adapun santunan akan diberikan untuk sekitar 50 anak Yatim. Demikian atas jariyah dan partisipasinya kami ucapkan terimakasih, teriring doa 

*Semoga Allooh SWT. Memberikan balasan yang berlipat dan Barokah semua urusan keluarganya. Aamiin* 

 Wassalamu'alaikum Jariyah bisa langsung pada panitia atau kirim ke No.Rekening *BRI 7990 0101 8052 532 atas nama Wuryanto Nur Salim* WA. 081931737898 🙏

Kamis, 27 Agustus 2020

TAKMIR MLQ KADILAJO AKAN SANTUNI ANAK YATIM

Masjid Lailatul Qodar Kadilajo 


Kadilajo ~ Saat ini tengah masuk dalam bulan Muharram alias Asyuro tahun 1442 H.

Sebagaimana biasanya Takmir Masjid Lailatul Qodar Kadilajo mengagendakan sebuah acara menyantuni anak yatim.

Menurut Wuryanto Nursalim selaku koordinator telah membuka pintu amal jariyah bagi jamaah MLQ Kadilajo dan sekitarnya untuk peduli dan ikut serta menyukseskan agenda tersebut.

Kontribusi bisa berupa uang atau barang dan diserahkan kepada panitia.

Untuk amal jariyah berupa uang dapat ditransfer ke rekening Bank BRI nomor 799001002131534 atas nama Wuryanto Nursalim.

Hingga hari ini Kamis 27 Agustus 2020 pkl 06:00 wib telah terkumpul uang sejumlah Rp 14.200.000,00 (empat belas juta dua ratus ribu rupiah) dan beras 85 kg.

Sedangkan hingga pkl 16:30 WIB jumlah uang masuk rekening mencapai Rp 17.020.000,00 ( tujuhbelas juta dua puluh ribu rupiah)

Update uang yang masuk rekening hingga pukul 20:15 WIB telah mencapai Rp 19.420.000,00 ( sembilan belas juta empat ratus dua puluh ribu rupiah).. Alhamdulillah

Penerimaan bantuan dan amal jariyah ditunggu hingga Sabtu 29 Agustus 2020 bakda sholat Ashar.

Pelaksanaan kegiatan menyantuni anak yatim direncanakan pada tanggal 10 Muharram 1442 atau bertepatan dengan hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2020 sekitar pukul 17:00 WIB Di MLQ Kadilajo dengan menerapkan protokol Kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid 19.

Mengingat hal tersebut maka undangan dibatasi khususnya anak yatim dan pendampingnya saja mereka wajib menggunakan masker dan dalam kondisi sehat demikian penjelasan Wuryanto Nursalim kepada Kabar Kadilajo.

By@kiss


Sabtu, 01 Agustus 2020

SHOLAT IDUL ADHA DAN QURBAN DI MLQ KADILAJO

Jamaah Sholat Idul adha di MLQ Kadilajo 


Kadilajo ~ Hari raya Qurban tahun 1441 H/ 2020 M bertepatan dengan hari Jumat tanggal 31 Juli dirayakan dengan lancar di Masjid Lailatul Qodar Kadilajo,kecamatan Karangnongko,kabupaten Klaten.

Setelah Kamis 30/07 semalaman jamaah menggemakan takbir secara bergiliran dilanjutkan Jumat pagi pkl 06:30 WIB sholat Idul Adha digelar di MLQ Kadilajo dan Ponpes Al Munawwir Ndlajo.

Pemecahan jamaah ini dalam rangka pelaksanaan protokol pencegahan penyebaran covid 19.

Sebelum pandemi Corona lazimnya sholat idul adha dan idul Fitri dipusatkan di MLQ Kadilajo.

Pelaksanaan sholat idul adha oleh panitia diterapkan protokol Kesehatan secara baik diantaranya jaga jarak,cek suhu,cuci tangan dengan sabun,membawa alat sholat sendiri,kondisi sehat,pakai masker dan tidak kontak fisik demikian dijelaskan oleh panitia .

Khatib 
Imam dan khatib oleh Mbah Muh Ngadiso diikuti jamaah sekitar seratus orang hingga di halaman masjid .

Hasil infak dari sholat idul adha diperoleh Rp 780.000,00 lebih.

Seusai sholat idul adha dilanjutkan penyembelihan hewan kurban berupa dua ekor sapi dan lima ekor kambing .

Penyembelihan hewan kurban 
Penyembelihan dilakukan di kompleks MLQ Kadilajo dengan penyembelih Gus Chafidz Tanwir pengasuh Pondok pesantren Al Munawwir Ndlajo.

Jumlah hewan kurban menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya saat sebelum pandemi Corona virus sapinya 5 ekor.

Secara umum penyelenggaraan sholat idul adha dan penyembelihan hewan kurban di masjid Lailatul Qodar berjalan lancar.

By@kiss




Selasa, 28 Juli 2020

SKENARIO SHOLAT IDUL ADHA DAN PENYEMBELIHAN HEWAN KURBAN DI MLQ KADILAJO

Rapat koordinasi Takmir Masjid Lailatul Qodar Kadilajo 


Kadilajo ~ Takmir Masjid Lailatul Qodar Kadilajo , Karangnongko,Klaten,Senin 27 Juli 2020 mengadakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan pelaksanaan sholat idul adha dan penyembelihan hewan kurban.

Rapat dipandu Wuryanto Nursalim dihadiri sesepuh,penasehat , pengurus , tokoh masyarakat serta undangan .

Jum'at 31 Juli 2020 merupakan hari H sholat idul adha tahun 1441 H / 2020 Masehi.

Keputusan rapat yang merujuk SE Bupati Klaten nomor 439 / 2020 tertanggal 24 Juli 2020 kemudian dituangkan dalam SOP yang ditanda tangani ketua Panitia adalah sebagai berikut;

*Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh*

Bapak ibu yg di Rohmati Alloh, mengacu pada *Surat Edaran Bupati No. SE 439 thn 2020 tentang petunjuk pelaksanaan sholat IduL Adha dan penyembelihan qurban dalam sikon pandemi*, Takmir Mlq telah bermusyawarah dengan mengambil kebijakan sbb :

*1. Sholat IduL Adha diadakan di 2 tempat dengan tujuan meminimalisir kerumunan yg berlebih, dengan menerapkan protokol kesehatan.*

*> Bagi warga jamaah Rt 01, 02 dan sebagian Keputran, sholat IduL Adha di Kompleks Pon.Pes. Al Munawwir nDlajo*

> Bagi warga Jamaah  _*Rt 03, sebagian Keputran, Kalikajar, Polanharjo*_, sholat IduL Adha di Masjid Lailatul Qodar Kadilajo

> Sholat IduL Adha dimulai _*pukul 06.30 Wib*_ dgn himbauan sbb:

a. jamaah membawa alat sholat dari rumah masing2, pintu masuk dipusatkan di 1 tempat melalui barat kediaman Almh. Hj Sutasmi, sedang parkir di halaman sebelah kulon

b. Jamaah dlm kondisi sehat dan _*mengenakan masker*_

c. Sebelum masuk masjid harap *cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer  dan cek suhu badan* oleh petugas

d. Jaga jarak dan tidak berjabat tangan atau kontak fisik antar jamaah

e. *Kotak Amal disediakan di pintu masuk dan tidak di jalankan berputar saat khutbah.*

*2. Penyembelihan hewan Qurban  dilaksanakan pada Jum'at tgl 31 Juli 2020,  dihimbau utk tidak melibatkan kerumunan orang banyak, cukup Panitia, Yang Berqurban dan tenaga seperlunya.*

Selalu jaga jarak dan sering cuci tangan dgn sabun atau hand sanitizer

*Terimakasih semoga menjadikan perhatian bagi jamaah semua.*

Wassalamu'alaikum

Ketua Panitia

ttd

Nana Mulyana

Semoga rencana ini dapat berjalan lancar dan diridhoi Alloh SWT.

By@kiss

Peserta Rapat 

Minggu, 24 Mei 2020

SHOLAT IDUL FITRI DI TENGAH PANDEMI

Jamaah Sholat Idul Fitri dg protokol Kesehatan 


Kadilajo ~ Darurat Nasional akibat bencana non fisik Covid 19 di Indonesia dimulai medio Maret 2020.

Pandemi yang tidak saja skala Nasional bahkan Internasional ini berdampak sangat luas menyebabkan seluruh aktivitas warga masyarakat nyaris lumpuh total.

Dalam rangka mencegah dan menanggulangi penyebaran virus Corona salah satu protokol Kesehatan yang wajib dilakukan adalah sosial distancing dan physical distancing.

Kegiatan di Ramadhan tahun 1441 H dibatasi tidak lagi seperti lazimnya dulu ketika kondisi normal,kini dihimbau untuk dilakukan dirumah bersama keluarga.

Sholat Idul Fitri lazimnya digelar di Masjid Lailatul Qodar untuk Ahad 1 Syawal 1441 H bertepatan dengan 24 Mei 2020 dipecah menjadi empat lokasi untuk menghindari terpusatnya kerumunan jamaah .

Empat lokasi meliputi MLQ Kadilajo,Ponpes AL Munawwir Ndlajo,Mushalla Kalikajar dan Gempol Polanharjo,desa Kadilajo Kecamatan Karangnongko kab Klaten Jawa Tengah.

Dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan diantaranya jamaah kondisi sehat ,cek suhu tubuh , cuci tangan dengan sabun/ hand sanitaser,jaga jarak,bermasker ,bawa alat sholat sendiri dan tidak salaman atau kontak fisik.

Disamping itu jamaah sholat Idul Fithri hanya dibatasi untuk warga sekitar saja .

Dengan pemecahan jamaah agar tidak terjadi kerumunan besar bisa dinilai berjalan lancar dan sukses.

Namun khususnya Di MLQ Kadilajo jamaah tetap meluber hingga halaman depan.

Setelah sholat idul Fitri jama'ah tidak melakukan ujung atau kunjungan silaturahmi untuk menghindari kontak fisik dan kerumunan massa.

Ikrar halal bihalal di sampaikan pasca sholat selesai dipandu oleh panitia , sedangkan Imam dan khatib oleh M Ngadiso.

Sepanjang sejarah baru kali ini Idul Fitri tanpa mudik dan silaturrahim antar warga

Tak ada nuansa lebaran seperti biasanya jalan lengang dan nyenyet masyarakat dicekam ketakutan akan covid 19.

@by kiss

Jaga jarak dan bermasker 




Selasa, 10 September 2019

TAKMIR MASJID LAILATUL QODAR KADILAJO MENYANTUNI 55 ANAK YATIM

Gus Chafidh Tanwir menyerahkan santunan 


Kadilajo ~  Hanya dalam waktu satu minggu panitia mengumumkan bahwa Takmir MLQ Kadilajo berkolaborasi dengan Ponpes Al Munawwir Ndlajo akan menyantuni anak yatim dana Jariyah untuk yatim dapat terkumpul hingga Rp 21.576.000, 00

Pengumpulan dana Jariyah yatim bisa lewat rekening bank yang telah disediakan maupun diserahkan secara langsung kepada sejumlah panitia.

Kegiatan rutin yang memasuki tahun kelima ini digelar di Masjid Lailatulqodar Kadilajo kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten 57483

Menurut penuturan Wuryanto Nursalim selaku koordinator pelaksanaan kegiatan ini bahwa pada hari Selasa, 10 Muharram 1441 H atau 10 September 2019

Undangan bagi calon penerima santunan sebanyak 55 orang anak yatim beserta orang tuanya pada pukul 16:30 wib.

Anak - anak yatim tersebut berasal dari wilayah kecamatan Karangnongko, Manisrenggo, Kemalang dan sekitarnya.

Santunan disamping berupa uang juga diwujudkan sembako dan sarung.

Hadir dalam acara tersebut para pinisepuh Takmir MLQ Kadilajo,,Pengasuh Ponpes Al Munawwir Ndlajo, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Dari total perolehan dana Jariyah yatim tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya ( 1440 H) yakni Rp 25.600.000, 00

Namun demikian dinilai acara menyantuni anak yatim tahun ini alhamdulillah berjalan dengan lancar dan sukses serta hikmat.

Gus Chafidh Tanwir pengasuh Ponpes Al Munawwir Ndlajo hadir ikut membagikan santunan disertai mengusap rambut kepala anak-anak yatim dan membacakan doa sebelumnya.

Acara diakhiri dengan buka puasa bersama sebelum sholat magrib berjamaah.

Kadilajo, 10-09-2019

By @kiss

Minggu, 08 September 2019

TAKMIR MLQ KADILAJO AKAN MENYANTUNI ANAK YATIM

Menyantuni anak yatim di MLQ Kadilajo 


Kadilajo ~ Bulan Asyurra atau Muharram 1441 H  tanggal 10 yang bertepatan dengan Selasa 10 September 2019 Takmir Masjid Lailatul Qodar Kadilajo Karangnongko Klaten merencanakan menyantuni anak - anak yatim.

Bertempat di serambi Masjid Lailatul Qodar Kadilajo dimulai pkl 16: 30 wib hingga selesai.

Kegiatan semacam ini telah berjalan sekurangnya lima episode dengan mengundang anak - anak yatim di desa Kadilajo dan sekitarnya.

Menurut penuturan ketua penyelenggara Wuryanto Nursalim untuk penggalangan dana dari para donatur tahun 2018 M / 1440 H yang lalu  dapat memperoleh Rp 25.600.000,00

Selanjutnya dilaporkan via sejumlah Grup WA diantaranya Rismala Kadilajo, dan Keluarga Kadilajo untuk tahun ini sebagai berikut :

Bpk ibu, sampai saat ini jariyah Yatim telah terkumpuL
Rp. 7.370.000,00

Mari kita berniat memuliakan Yatim pada 10 Muharom tahun ini, semoga Alloh mudahkan rezqi kita.

Layanan transfer jariyah Yatim
BRI no. Rek. 799001002131534
Wuryanto Nur Salim.

*_Penggalangan jariyah 100% akan disalurkan ke Yatim_*

Mari Semangat Shodaqoh. Sekecil uluran tangan kita, akan sangat berarti bagi mereka.
*Jazaakumulloohu khoiron katsiiron*
🙏🙏🙏

Demikian siaran perss yang diposting Ahad , 8 September 2019.

Laporan perkembangan perolehan dana senantiasa akan di update setiap hari sebagai wujud transparansi dan Pertanggungjawaban dari panitia.

Diperkirakan total perolehan dana akan terus bertambah hingga menjelang acara dimulai InshaaAlloh.

By @kiss

Minggu, 25 Agustus 2019

TAHLIL PERINGATI ORANG MENINGGAL, SALAHKAH?

Ilustrasi 


Kadilajo ~ Peringatan orang yang telah meninggal dunia selama ini telah menjadi budaya masyarakat Jawa khususnya , namun sejumlah pihak menilai perbuatan tersebut bid'ah dan tidak ada dasar hukumnya secara Islami.

Kami meng copy paste sebuah artikel berjudul dalil tahlilan untuk memperingati orang yang telah meninggal dan setelah dikonfirmasi Gus Chafidh Tanwir pengasuh Ponpes Al Munawwir Ndlajo desa Kadilajo kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten hal tersebut dibenarkan.

Mari kita simak bersama :

D A L I L  T A H L I L A N

Kok golek ing kitab Hindu, GOBLOK tenan.
Iki dalil simak baik-baik.
3 hari
7 hari
25 hari
40 hari
100 hari
1000 Hari

Tak henti-hentinya Wahabi Salafi menyalahkan Amaliyah ASWAJA, khususnya di Indonesia ini. Salah satu yang paling sering juga mereka fitnah adalah Tahlilan yang menurutnya tidak berdasarkan Dalil bahkan dianggap rujukannya dari kitab Agama Hindu. Untuk itu, kali ini saya tunjukkan Dalil-Dalil Tahlilan 3, 7, 25, 40, 100, Setahun & 1000 Hari dari Kitab Ulama Ahlussunnah wal Jamaah, bukan kitab dari agama hindu sebagaimana tuduhan fitnah kaum WAHABI

ﻗﺎﻝ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻫﺪﻳﺔ ﺇﻟﻰﺍﻟﻤﻮتى

ﻭﻗﺎﻝ ﻋﻤﺮ : ﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﺑﻌﺪ ﺍﻟﺪﻓن ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﻰ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻳﺒﻘﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺳﺒﻌﺔ ﺃﻳﺎﻡ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﺴﺎﺑﻊ ﻳﺒﻘﻰ ﺛﻮﺍﺑﻬﺎ ﺇﻟﻰ ﺧﻤﺲ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﻳﻮﻣﺎ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺨﻤﺲ ﻭﻋﺸﺮﻳﻦ ﺇﻟﻰ ﺃﺭﺑﻌﻴﻦ ﻳﻮﻣﺎ ﻭﻣﻦ ﺍﻷﺭﺑﻌﻴﻦ ﺇﻟﻰ ﻣﺎﺋﺔ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﻤﺎﺋﺔ ﺇﻟﻰ ﺳﻨﺔ ﻭﻣﻦ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﺇﻟﻰ ﺃﻟﻒ عام (الحاوي للفتاوي ,ج:۲,ص: ١٩٨

Rasulullah saw bersabda: “Doa dan shodaqoh itu hadiah kepada mayyit.”
Berkata Umar: “shodaqoh setelah kematian maka pahalanya sampai tiga hari dan shodaqoh dalam tiga hari akan tetap kekal pahalanya sampai tujuh hari, dan shodaqoh di hari ke tujuh akan kekal pahalanya sampai 25 hari dan dari pahala 25 sampai 40 harinya lalu sedekah dihari ke 40 akan kekal hingga 100 hari dan dari 100 hari akan sampai kepada satu tahun dan dari satu tahun sampailah kekalnya pahala itu hingga 1000 hari.”

Referensi : (Al-Hawi lil Fatawi Juz 2 Hal 198)

Jumlah-jumlah harinya (3, 7, 25, 40, 100, setahun & 1000 hari) jelas ada dalilnya, sejak kapan agama Hindu ada Tahlilan ?

Berkumpul ngirim doa adalah bentuk shodaqoh buat mayyit.

ﻓﻠﻤﺎ ﺍﺣﺘﻀﺮﻋﻤﺮ ﺃﻣﺮ ﺻﻬﻴﺒﺎ ﺃﻥ ﻳﺼﻠﻲ ﺑﺎﻟﻨﺎﺱ ﺛﻼﺛﺔ ﺃﻳﺎﻡ ، ﻭﺃﻣﺮ ﺃﻥ ﻳﺠﻌﻞ ﻟﻠﻨﺎﺱ ﻃﻌﺎما، ﻓﻴﻄﻌﻤﻮﺍ ﺣﺘﻰ ﻳﺴﺘﺨﻠﻔﻮﺍ ﺇﻧﺴﺎﻧﺎ ، ﻓﻠﻤﺎ ﺭﺟﻌﻮﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﺠﻨﺎﺯﺓ ﺟﺊ ﺑﺎﻟﻄﻌﺎﻡ ﻭﻭﺿﻌﺖ ﺍﻟﻤﻮﺍﺋﺪ ! ﻓﺄﻣﺴﻚ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻋﻨﻬﺎ ﻟﻠﺤﺰﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﻫﻢ ﻓﻴﻪ ، ﻓﻘﺎﻝ ﺍﻟﻌﺒﺎﺱ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻤﻄﻠﺐ : ﺃﻳﻬﺎ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺇﻥ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺪ ﻣﺎﺕ ﻓﺄﻛﻠﻨﺎ ﺑﻌﺪﻩ ﻭﺷﺮﺑﻨﺎ ﻭﻣﺎﺕ ﺃﺑﻮ ﺑﻜﺮ ﻓﺄﻛﻠﻨﺎ ﺑﻌﺪﻩ ﻭﺷﺮﺑﻨﺎ ﻭﺇﻧﻪ ﻻﺑﺪ ﻣﻦ ﺍﻻﺟﻞ ﻓﻜﻠﻮﺍ ﻣﻦ ﻫﺬﺍ ﺍﻟﻄﻌﺎﻡ ، ﺛﻢ ﻣﺪ ﺍﻟﻌﺒﺎﺱ ﻳﺪﻩ ﻓﺄﻛﻞ ﻭﻣﺪ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺃﻳﺪﻳﻬﻢ ﻓﺄﻛﻠﻮﺍ

Ketika Umar sebelum wafatnya, ia memerintahkan pada Shuhaib untuk memimpin shalat, dan memberi makan para tamu selama 3 hari hingga mereka memilih seseorang, maka ketika hidangan–hidangan ditaruhkan, orang – orang tak mau makan karena sedihnya, maka berkatalah Abbas bin Abdulmuttalib:

Wahai hadirin.. sungguh telah wafat Rasulullah saw dan kita makan dan minum setelahnya, lalu wafat Abubakar dan kita makan dan minum sesudahnya, dan ajal itu adalah hal yang pasti, maka makanlah makanan ini..!”, lalu beliau mengulurkan tangannya dan makan, maka orang–orang pun mengulurkan tangannya masing–masing dan makan.

Referensi: [Al Fawaidussyahiir Li Abi Bakar Assyafii juz 1 hal 288, Kanzul ummaal fii sunanil aqwaal wal af’al Juz 13 hal 309, Thabaqat Al Kubra Li Ibn Sa’d Juz 4 hal 29, Tarikh Dimasyq juz 26 hal 373, Al Makrifah wattaarikh Juz 1 hal 110]

Kemudian dalam kitab Imam As Suyuthi, Al-Hawi li al-Fatawi:

ﻗﺎﻝ ﻃﺎﻭﻭﺱ : ﺍﻥ ﺍﻟﻤﻮﺗﻰ ﻳﻔﺘﻨﻮﻥ ﻓﻲ ﻗﺒﻮﺭﻫﻢ ﺳﺒﻌﺎ ﻓﻜﺎﻧﻮﺍ ﻳﺴﺘﺤﺒﻮﻥ ﺍﻥ ﻳﻄﻌﻤﻮﺍ ﻋﻨﻬﻢ ﺗﻠﻚ ﺍﻻﻳﺎﻡ

Imam Thawus berkata: “Sungguh orang-orang yang telah meninggal dunia difitnah dalam kuburan mereka selama tujuh hari, maka mereka (sahabat) gemar menghidangkan makanan sebagai ganti dari mereka yang telah meninggal dunia pada hari-hari tersebut.”

ﻋﻦ ﻋﺒﻴﺪ ﺑﻦ ﻋﻤﻴﺮ ﻗﺎﻝ : ﻳﻔﺘﻦ ﺭﺟﻼﻥ ﻣﺆﻣﻦ ﻭﻣﻨﺎﻓﻖ , ﻓﺎﻣﺎ ﺍﻟﻤﺆﻣﻦ ﻓﻴﻔﺘﻦ ﺳﺒﻌﺎ ﻭﺍﻣﺎﺍﻟﻤﻨﺎﻓﻖ ﻓﻴﻔﺘﻦ ﺍﺭﺑﻌﻴﻦ ﺻﺒﺎﺣﺎ

Dari Ubaid bin Umair ia berkata: “Dua orang yakni seorang mukmin dan seorang munafiq memperoleh fitnah kubur. Adapun seorang mukmin maka ia difitnah selama tujuh hari, sedangkan seorang munafiq disiksa selama empat puluh hari.”

Dalam tafsir Ibn Katsir (Abul Fida Ibn Katsir al Dimasyqi Al Syafi’i) 774 H beliau mengomentari ayat 39 surah an Najm (IV/236: Dar el Quthb), beliau mengatakan Imam Syafi’i berkata bahwa tidak sampai pahala itu, tapi di akhir2 nya beliau berkomentar lagi

ﻓﺄﻣﺎ ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻭﺍﻟﺼﺪﻗﺔ ﻓﺬﺍﻙ ﻣﺠﻤﻊ ﻋﻠﻰ ﻭﺻﻮﻟﻬﻤﺎ ﻭﻣﻨﺼﻮﺹ ﻣﻦ ﺍﻟﺸﺎﺭﻉ ﻋﻠﻴﻬﻤﺎ

bacaan alquran yang dihadiahkan kepada mayit itu sampai, Menurut Imam Syafi’i pada waktu beliau masih di Madinah dan di Baghdad, qaul beliau sama dengan Imam Malik dan Imam Hanafi, bahwa bacaan al-Quran tidak sampai ke mayit, Setelah beliau pindah ke mesir, beliau ralat perkataan itu dengan mengatakan bacaan alquran yang dihadiahkan ke mayit itu sampai dengan ditambah berdoa “Allahumma awshil.…dst.”, lalu murid beliau Imam Ahmad dan kumpulan murid2 Imam Syafi’i yang lain berfatwa bahwa bacaan alquran sampai.

Pandangan Hanabilah, Taqiyuddin Muhammad ibnu Ahmad ibnu Abdul Halim (yang lebih populer dengan julukan Ibnu Taimiyah dari madzhab Hambali) menjelaskan:

ﺍَﻣَّﺎ ﺍﻟﺼَّﺪَﻗَﺔُ ﻋَﻦِ ﺍﻟْﻤَﻴِّﺖِ ﻓَـِﺎﻧَّﻪُ ﻳَﻨْـﺘَـﻔِﻊُ ﺑِﻬَﺎ ﺑِﺎﺗِّـﻔَﺎﻕِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْﻦَ. ﻭَﻗَﺪْ ﻭَﺭَﺩَﺕْ ﺑِﺬٰﻟِﻚَ ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ُﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺍَﺣَﺎ ﺩِﻳْﺚُ ﺻَﺤِﻴْﺤَﺔٌ ﻣِﺜْﻞُ ﻗَﻮْﻝِ ﺳَﻌْﺪٍ ( ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍِﻥَّ ﺍُﻣِّﻲْ ﺍُﻓْﺘـُﻠِﺘـَﺖْ ﻧَﻔْﺴُﻬَﺎ ﻭَﺍَﺭَﺍﻫَﺎ ﻟَﻮْ ﺗَـﻜَﻠَّﻤَﺖْ ﺗَﺼَﺪَّﻗَﺖْ ﻓَﻬَﻞْ ﻳَﻨْـﻔَـﻌُﻬَﺎ ﺍَﻥْ ﺍَﺗَـﺼَﺪَّﻕَ ﻋَﻨْﻬَﺎ ؟ ﻓَﻘَﺎﻝَ: ﻧَـﻌَﻢْ , ﻭَﻛَﺬٰﻟِﻚَ ﻳَـﻨْـﻔَـﻌُﻪُ ﺍﻟْﺤَﺞُّ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺍْﻻُ ﺿْﺤِﻴَﺔُ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺍﻟْﻌِﺘْﻖُ ﻋَﻨْﻪُ ﻭَﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀُ ﻭَﺍْﻻِﺳْﺘِـْﻐﻒُﺭﺍَ ﻟَﻪُ ﺑِﻼَ ﻧِﺰﺍَﻉٍ ﺑَﻴْﻦَ ﺍْﻷَﺋِﻤَّﺔِ .

“Adapun sedekah untuk mayit, maka ia bisa mengambil manfaat berdasarkan kesepakatan umat Islam, semua itu terkandung dalam beberapa hadits shahih dari Nabi Saw. seperti perkataan sahabat Sa’ad “Ya Rasulallah sesungguhnya ibuku telah wafat, dan aku berpendapat jika ibuku masih hidup pasti ia bersedekah, apakah bermanfaat jika aku bersedekah sebagai gantinya?” maka Beliau menjawab “Ya”, begitu juga bermanfaat bagi mayit: haji, qurban, memerdekakan budak, do’a dan istighfar kepadanya, yang ini tanpa perselisihan di antara para imam”.

Referensi : (Majmu’ al-Fatawa: XXIV/314-315)

Ibnu Taimiyah juga menjelaskan perihal diperbolehkannya menyampaikan hadiah pahala shalat, puasa dan bacaan al-Qur’an kepada:

ﻓَﺎِﺫَﺍ ﺍُﻫْﺪِﻱَ ﻟِﻤَﻴِّﺖٍ ﺛَﻮَﺍﺏُ ﺻِﻴﺎَﻡٍ ﺍَﻭْ ﺻَﻼَﺓٍ ﺍَﻭْ ﻗِﺮَﺋَﺔٍ ﺟَﺎﺯَ ﺫَﻟِﻚَ

Artinya: “jika saja dihadiahkan kepada mayit pahala puasa, pahala shalat atau pahala bacaan (al-Qur’an / kalimah thayyibah) maka hukumnya diperbolehkan”.

Referensi : (Majmu’ al-Fatawa: XXIV/322)

Al-Imam Abu Zakariya Muhyiddin Ibn al-Syarof, dari madzhab Syafi’i yang terkenal dengan panggilan Imam Nawawi menegaskan;

ﻳُﺴْـﺘَـﺤَﺐُّ ﺍَﻥْ ﻳَـﻤْﻜُﺚَ ﻋَﻠﻰَ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮِ ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟﺪُّﻓْﻦِ ﺳَﺎﻋَـﺔً ﻳَﺪْﻋُﻮْ ﻟِﻠْﻤَﻴِّﺖِ ﻭَﻳَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻝُﻩَ. ﻧَـﺺَّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺸَّﺎﻓِﻌِﻰُّ ﻭَﺍﺗَّﻔَﻖَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍْﻻَﺻْﺤَﺎﺏُ ﻗَﺎﻟﻮُﺍ: ﻳُﺴْـﺘَـﺤَﺐُّ ﺍَﻥْ ﻳَـﻘْﺮَﺃَ ﻋِﻨْﺪَﻩُ ﺷَﻴْﺊٌ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻘُﺮْﺃَﻥِ ﻭَﺍِﻥْ خَتَمُوْا اْلقُرْآنَ كَانَ اَفْضَلَ ) المجموع جز 5 ص 258(

“Disunnahkan untuk diam sesaat di samping kubur setelah menguburkan mayit untuk mendo’akan dan memohonkan ampunan kepadanya”, pendapat ini disetujui oleh Imam Syafi’i dan pengikut-pengikutnya, dan bahkan pengikut Imam Syafi’i mengatakan “sunnah dibacakan beberapa ayat al-Qur’an di samping kubur si mayit, dan lebih utama jika sampai mengha tamkan al-Qur’an”.

Selain paparannya di atas Imam Nawawi juga memberikan penjelasan yang lain seperti tertera di bawah ini;

ﻭَﻳُـﺴْـﺘَﺤَﺐُّ ﻟِﻠﺰَّﺍﺋِﺮِ ﺍَﻥْ ﻳُﺴَﻠِّﻢَ ﻋَﻠﻰَ ﺍْﻟﻤَﻘَﺎﺑِﺮِ ﻭَﻳَﺪْﻋُﻮْ ﻟِﻤَﻦْ ﻳَﺰُﻭْﺭُﻩُ ﻭَﻟِﺠَﻤِﻴْﻊِ ﺍَﻫْﻞِ ﺍْﻟﻤَﻘْﺒَﺮَﺓِ. ﻭَﺍْﻻَﻓْﻀَﻞُ ﺍَﻥْ ﻳَﻜُﻮْﻥَ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﻭَﺍﻟﺪُّﻋَﺎﺀُ ﺑِﻤَﺎ ﺛَﺒـَﺖَ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﺤَﺪِﻳْﺚِ ﻭَﻳُﺴْـﺘَـﺤَﺐُّ ﺍَﻥْ ﻳَﻘْﺮَﺃَ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻘُﺮْﺃٰﻥِ ﻣَﺎ ﺗَﻴَﺴَّﺮَ ﻭَﻳَﺪْﻋُﻮْ ﻟَﻬُﻢْ ﻋَﻘِﺒَﻬَﺎ ﻭَﻧَﺺَّ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺸَّﺎِﻓﻌِﻰُّ ﻭَﺍﺗَّﻔَﻖَ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍْﻻَﺻْﺤَﺎﺏُ. (ﺍﻟﻤﺠﻤﻮﻉ ﺟﺰ 5 ص 258 )

“Dan disunnahkan bagi peziarah kubur untuk memberikan salam atas (penghuni) kubur dan mendo’akan kepada mayit yang diziarahi dan kepada semua penghuni kubur, salam dan do’a itu akan lebih sempurna dan lebih utama jika menggunakan apa yang sudah dituntunkan atau diajarkan dari Nabi Muhammad Saw. dan disunnahkan pula membaca al-Qur’an semampunya dan diakhiri dengan berdo’a untuknya, keterangan ini dinash oleh Imam Syafi’i (dalam kitab al-Um) dan telah disepakati oleh pengikut-pengikutnya”.

Referensi : (al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab, V/258)

Al-‘Allamah al-Imam Muwaffiquddin ibn Qudamah dari madzhab Hambali mengemukakan pendapatnya dan pendapat Imam Ahmad bin Hanbal

ﻗَﺎﻝَ : ﻭَﻻَ ﺑَﺄْﺱَ ﺑِﺎﻟْﻘِﺮﺍَﺀَﺓِ ﻋِﻨْﺪَ ﺍْﻟﻘَﺒْﺮِ . ﻭَﻗَﺪْ ﺭُﻭِﻱَ ﻋَﻦْ ﺍَﺣْﻤَﺪَ ﺍَﻧَّـﻪُ ﻗَﺎﻝَ: ﺍِﺫﺍَ ﺩَﺧَﻠْﺘﻢُ ﺍﻟْﻤَﻘَﺎﺑِﺮَ ﺍِﻗْﺮَﺋُﻮْﺍ ﺍَﻳـَﺔَ ﺍْﻟﻜُـْﺮﺳِﻰِّ ﺛَﻼَﺙَ ﻣِﺮَﺍﺭٍ ﻭَﻗُﻞْ ﻫُﻮَ ﺍﻟﻠﻪ ُﺍَﺣَﺪٌ ﺛُﻢَّ ﻗُﻞْ ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍِﻥَّ ﻓَﻀْﻠَﻪُ ِﻷَﻫْﻞِ ﺍﻟْﻤَﻘَﺎﺑِﺮِ .

Artinya “al-Imam Ibnu Qudamah berkata: tidak mengapa membaca (ayat-ayat al-Qur’an atau kalimah tayyibah) di samping kubur, hal ini telah diriwayatkan dari Imam Ahmad ibn Hambal bahwasanya beliau berkata: Jika hendak masuk kuburan atau makam, bacalah Ayat Kursi dan Qul Huwa Allahu Akhad sebanyak tiga kali kemudian iringilah dengan do’a: Ya Allah keutamaan bacaan tadi aku peruntukkan bagi ahli kubur.

Referensi : (al-Mughny II/566)

Dalam al Adzkar dijelaskan lebih spesifik lagi seperti di bawah ini:

ﻭَﺫَﻫَﺐَ ﺍَﺣْﻤَﺪُ ْﺑﻦُ ﺣَﻨْﺒَﻞٍ ﻭَﺟَﻤَﺎﻋَﺔٌ ﻣِﻦَ ﺍْﻟﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ ﻭَﺟَﻤَﺎﻋَﺔٌ ﻣِﻦْ ﺍَﺻْﺤَﺎﺏِ ﺍﻟﺸَّﺎِﻓـِﻌﻰ ﺍِﻟﻰَ ﺍَﻧـَّﻪُ ﻳَـﺼِﻞ
rizqi yang halal dan berkah adalah
TAHLILAN

Wallohu a’lam Bishshowab

Copas by @kiss

Minggu, 18 Agustus 2019

PONPES AL MUNAWWIR NDLAJO TUAN RUMAH RAKERCAB GP ANSOR KABUPATEN KLATEN

Marzuki saat berikan sambutan 


Kadilajo ~ Ponpes Al Munawwir Ndlajo desa Kadilajo kecamatan Karangnongko Kabupaten ketiban sampur sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rakercab atau pra konferensi cabang ke 8 PC GP Ansor Kabupaten Klaten.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Klaten Marzuki dalam sambutannya  saat pembukaan acara Ahad, 18-08 -2019 pkl 13:45 wib, bahwa Rakercab ini diikuti 24 perwakilan MWC dan hasil Rakercab ini akan menjadi pertaruhan jalannya organisasi empat tahun kedepan.

Yang akan dibahas dalam konfercab ke 8 PC GP Ansor Kabupaten Klaten Ahad, 1 September 2019 di Klaten.

Acara pembukaan diawali pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh Syaiful, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars GP Ansor dan Syubbanul Wathan oleh Sarno, prakata panitia M Nurul Huda, sambutan ketua GP Ansor Kabupaten Klaten Marzuki, dan sambutan sekaligus membuka acara oleh Marjudi dari polsek atas nama muspika kecamatan Karangnongko.

Gus Chafidh Tanwir 
Dilanjutkan prakata shohibul bait Gus Chafidh Tanwir pengasuh Ponpes Al Munawwir Ndlajo sekaligus membacakan doa penutup.

Kemudian acara dilanjutkan pembahasan dan penetapan tatib konfercab 2019 serta pembahasan dan tatib pemilihan ketua serta timformatur PC GP Ansor Kabupaten masa khidmat 2019-2023.

Selanjutnya diisi  dengan persidangan komisi A Tata kerja Organisasi, komisi B Pokok pokok program kerja dan komisi C Pokok pokok pikiran dan rekomendasi dan direncanakan penutupan dilakukan pada pukul 21:00 wib.

By @kiss

Marjudi membuka Rakercab 



Minggu, 11 Agustus 2019

SHOLAT IDUL ADHA DAN QURBAN DI MLQ KADILAJO LANCAR

Sholat Idul Adha di Masjid Lailatulqodar Kadilajo 


Kadilajo  ~ Hari raya idul adha tepatnya pada tanggal 10 Zulhijjah 1440 H yang bertepatan dengan Ahad 11 Agustus 2019 dirayakan juga oleh warga muslim padukuhan Kadilajo dan sekitarnya.

Kegiatan mengumandangkan takbir dimulai hari Sabtu Pahing 10 Agustus 2019 ba'da sholat Magrib hingga pagi hari.

Sholat Idul Adha digelar di Masjid Lailatulqodar Kadilajo dimulai pkl 06:35 dengan imam dan khatib KM Chafidh Tanwir pengasuh Ponpes Al Munawwir Ndlajo, hingga khutbah selesai pkl 07:05 wib.

Jamaah yang mengikuti sholat Idul Adha 1440 H hingga mencapai ratusan orang memenuhi masjid Lailatul Qodar hingga meluber ke halaman depan dan samping Baitullah.

Qurban ternak sapi 
Kotak amal alias infak setelah dibuka alhamdulillah dapat uang sebesar Rp 1.733.000,00

Ba'da sholat Idul Adha dilanjutkan penyembelihan ternak qurban lembu 4 ekor dan kambing / domba 5 ekor oleh jagal mbah M Ngadiso dan Gus Chafidh Tanwir pengasuh Ponpes Al Munawwir Ndlajo.

Seluruh rangkaian kegiatan dari sore malam Ahad, hingga Ahad sore alhamdulillah berjalan dengan baik dan lancar.

By @kiss

Sapi seharga 22 jt 

Selasa, 06 Agustus 2019

TAKMIR MASJID LAILATUL QODAR KADILAJO GELAR RAPAT PERSIAPAN QURBAN


Wuryanto Nursalim memandu rapat Qurban 

Kadilajo ~ Panitia Qurban Masjid Lailatulqodar Kadilajo kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten menggelar rapat gladi bersih Sabtu Kliwon 3 Agustus 2019 di teras MLQ.

Pertemuan yang dihadiri sejumlah pengurus inti yang dipandu Wuryanto Nursalim dengan kesimpulan

Kesatu pelaksanaan penyembelihan ternak qurban dilakukan pasca sholat Idul Adha 1440 H Ahad 11 Agustus 2019.

Kedua lokasi di komplek MLQ dan rumah Almarhumah Ibu Hj Sutasmi sebagaimana pelaksanaan tahun sebelumnya.

Ketiga pelunasan angsuran biaya qurban diharapkan minggu ini sudah klir,Jumat 9 - 8-2019 sudah diagendakan mencari sapi di pasar atau peternak. Jika ternak harus nginap biaya ditanggung panitia.

Kelima jumlah sapi yang akan disembelih untuk qurban InshaaAlloh berjumlah 4 (lima) ekor dan kambing 2 ekor,dari iuran kelompok 21, 7 (2), dan perorangan.

Keenam untuk iuran qurban kelompok 21 tahun ini merupakan putaran terakhir, sehingga tahun depan 1441 H akan dimulai babak baru.

Kelompok 21 ini sementara baru memperoleh 8 (delapan) anggota dengan demikian masih ada peluang cukup banyak bagi umat muslim yang berminat.

Untuk konfirmasi keikutsertaan anggota arisan sunah qurban bisa menghungi Cak Wuryanto Nursalim.

Terkait jumlah ternak sapi yang akan digunakan untuk qurban Panitia saat dikonfirmasi KKK (Selasa, 06-08-2019)  mengatakan bahwa jumlahnya dari 4 ada penambahan seekor dari perorangan sehingga menjadi 5 ekor.

Hingga berita ini ditulis panitia khususnya tim pencari ternak tengah hunting sapi kesejumlah peternak.

Dan diharapkan pada H minus satu semua ternak sudah tersedia.

By @kiss


Rabu, 24 Juli 2019

TAKMIR MASJID LAILATUL QODAR KADILAJO GELAR MUJAHADAH


Gus Uvis saat berikan tausiyah 

Kadilajo ~ Guru spiritual founding fathers Masjid Lailatulqodar desa Kadilajo kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten salah satunya adalah almarhum mbah KH Asy'ari dari Gumutri, Sukoharjo, Nganglik Sleman Yogyakarta.

Sekitar tahun 1960 an beliau sudah menjadi guru ngaji keluarga besar almarhumah mbah Bayan Keputran yang tinggal di padukuhan Kadilajo 1 RT 03 RW 01 Kadilajo juga warga muslim disekitarnya.

Alm mbah KH Asy'ari 
Dalam rangka melestarikan silaturahim setelah mbah KH Asy'ari wafat maka di agendakan kegiatan mujahadah berkala yang diampu Gus Uvis cucu almarhum.

Generasi penerus syiar Islam alumni Ponpes Lirboyo Kediri itu juga tinggal di Gumutri Sleman timur.

Kegiatan  ini telah berjalan cukup lama dan direspon positif oleh jamaah sejumlah masjid di wilayah kecamatan Karangnongko, Manisrenggo,  Kemalang dan sekitarnya.

Agenda mujahadah dan pengajian rutin saban selapan tepatnya malem Kamis Legi diselenggarakan secara rolling di Masjid masing masing lokasi yang ketiban sampur.

Masjid Lailatulqodar Kadilajo kebetulan malem Kamis Legi, 24 Juli 2019 menjadi tuan rumah agenda untuk memakmurkan Baitullah ini.

Hadir jamaah bapak - bapak serta ibu - ibu sekitar 60 orang memenuhi ruang utama dan serambi Masjid yang diwakafkan dari almarhumah mbah Kawit Ardjopawiro isteri mbah Martodimedjo Kebayan Keputran Kemalang dan didirikan tahun 1967 itu.

Dalam pinuwunan ini secara khusus mendoakan untuk kesembuhan mbah H Sastrodihardjo Dul Dawar yang sedang menderita sakit dan tengah dirawat di sebuah RS wilayah kota Bersinar.

Mujahadah dan pengajian berjalan dengan lancar dan sukses hingga berakhir sekitar pukul 23:00 wib

By @kiss

Jumat, 07 Juni 2019

TAKMIR MLQ KADILAJO LAKSANAKAN TUGAS PERDANA SEBAGAI JPZIS LAZISNU KLATEN


Pengurus JPZIS MLQ Kadilajo menerima zakat 

Kadilajo ~ Kendati SK pemberian izin terhadap Takmir Masjid Lailatul Qodar Kadilajo Karangnongko Klaten sebagai JPZIS LAZISNU KLATEN berlaku terhitung mulai tanggal 14 Mei 2019 atau 9 Ramadhan 1440 H, namun faktanya SK baru diterima Senin 3 Juni 2019.

Dengan demikian Takmir yang telah mempercayakan kepada pengurus JPZIS dapat langsung bekerja untuk melaksanakan tugas dan fungsinya khususnya pengelolaan zakat dan infaq.

Menurut penuturan M Birman Al Muchsin didampingi Rahmad Nursetya  pengelolaan zakat fitrah dan zakat mal di MLQ Kadilajo tahun ini cukup lancar dan sukses ditemui saat berbuka bersama pengurus JPZIS MLQ Ndlajo.

Sebelum sholat ashar perolehan zakat fitrah dan mal telah rampung alias tuntas didistribusikan kepada yang berhak menerima sekitar 285 orang ditambah sejumlah fisabilillah setelah dibacakan doa oleh Gus Chafidh Tanwir selaku pembina.

Pak M Birman Al Muchsin 
Wuryanto Nursalim selaku anggota JPZIS MLQ Kadilajo menambahkan informasi via WA bahwa perolehan zakat kali ini

*  zakat fitrah    ( beras  )   1.550 kg

*  zakat mal     ( uang )   Rp 13.500.00,00 (tiga belas juta lima ratus ribu rupiah).

Wuryanto Nursalim & Pembina 
Sedangkan infaq alias kotak amal saat sholat Idul Fitri Rabu 5 Juni 2019 memperoleh  Rp 3.230.800,00 ( tiga juta dua ratus tiga puluh ribu delapan ratus rupiah).

Perolehan zakat tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu ( 1439 H atau 2018) hampir sama kata Wuryanto Nursalim.

Para pembina dan Pelindung mengapresiasi kinerja pengurus JPZIS MLQ Kadilajo yang mengusung moto menjalankan amanah sebagai ibadah  berdasarkan integritas dan kejujuran.


By @kiss

Doa oleh Pembina sebelum zakat didistribusikan