Tampilkan postingan dengan label Seni budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni budaya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Oktober 2024

NAMA JALAN DAN GANG DI RW 01 DESA KADILAJO KLATEN

 

Salah satu nama Gang di RW 01


*Jasmerah* (_Jangan sekali kali melupakan sejarah_)


*Nama-nama Jalan / Gang Di RW 01 Desa Kadilajo*


Pemberian nama-nama jalan dilingkungan RW 01 Desa Kadilajo dirasakan sangat penting dan strategis demi kebaikan, ketertiban , kemudahan dan keindahan lingkungan.


Sebenarnya sudah cukup lama hal tersebut diputuskan dalam musyawarah RW belasan tahun lalu ( 1990 an ) saat ketua RW dijabat Bpk Djuwardi alm atas ide dan usul seorang tokoh pemuda kala itu ( Kiswanto )


Nama-nama itu diambil dari nama Lurah desa Kadilajo pertama Ki Marto Wijoyo , negeri ksatria Pandawa beserta Pandawa Lima Plus.


Maksud dan tujuannya yakni kecintaan dan pelestarian seni budaya Jawa ( wayang kulit ) serta memberikan penghormatan & penghargaan atas jasa lurah Kadilajo pertama dalam memimpin desa Kadilajo.


Pandawa lima juga menggambarkan rukun Islam , Puntadewa pemegang pusaka jamus kalimasada yg bermakna syahadat , Werkudara yg gagah perkasa perlambang shalat , Arjuna satria bagus lambang puasa dan putera kembar yg baik Nakula analog zakat dan Sadewa adalah haji.


Kresna adalah sosok arif dan bijaksana sebagai penasehat Pandawa  ( _kebetulan saat ini ada Kiai pengasuh Ponpes Al Munawwir Ndlajo sbg penasehat spiritual umat_ ) di Jl Kresna.


Gatotkaca adalah satria putra Pandawa yg gagah berani , berotot kawat balung wesi bisa terbang, melambangkan saatnya tiba roh terbang ke Rabb Nya , jazadnya akan dikubur di Sarean Kadilajo di Jl Gatotkaca.


Disamping itu filosofi Amarta Wijaya , Amarta merupakan negerinya ksatria Pandawa Lima  yang penuh dengan kejayaan dan sekaligus sebagai penghormatan & penghargaan atas jasa-jasanya Lurah Desa Kadilajo pertama yang tinggal di Dk Kadilajo yakni Mbah Marto Wijoyo yang mengabdikan dirinya dari sejak NKRI belum merdeka hingga periode 1950 an.


1. Jl Raya tengah Ndlajo dari Gapura Selatan hingga Gapura Utara 


*JL. A MARTA WIJAYA*


2. Prapatan 1  ( paling utara )

       Barat   : Jl./Gg. Puntadewa 1

        Timur : Jl./Gg. Puntadewa 2

3. Prapatan 2

          Barat   : Jl./Gg. Werkudara 1

          Timur  : Jl./Gg. Werkudara 2

4.  Prapatan 3

           Barat   : Jl./Gg. Arjuna 1

            Timur : Jl./Gg. Arjuna 2

5.  Protelon

            Barat  : Jl./Gg. Nakula

6. Prapatan 4

              Barat : Jl./Gg. Sadewa 1

              Timur : Jl./ Gg.Sadewa 2

7. Sentul sd Kuburan

                Jl. Gatotkaca

8. Kulon PP Al Munawwir sd Mentok Utara

                   Jl. Kresna


* Warna dasar hijau tua tulisan putih     

* Ukuran Jl Raya lebih besar dibandingkan dengan Jl Lingkungan / Gang

* Diusahakan 17-8-2023 diresmikan 

* Tindak lanjut dari hasil rapat RW 01 (2023) yg saya angkat kembali.

* Ternyata baru bisa direalisasikan tahun 2024    

* Alhamdulillah


Terimakasih , Pengurus RW 01 ds Kadilajo.


Kadilajo , 17-8-2024

Penggagas


Kiswanto

Selasa, 23 Mei 2023

LOGO CAH TARBUD ANGKATAN 1973

 *LOGO CAH TARBUD ANGKATAN 1973*

Logo Cah Tarbud 1973


*Filosofinya*


- *Bentuk Bulat merupakan kebulatan tekad kumpul kembali utuk menjalin komunikasi dan silaturahmi*

- *Warna dasar hijau simbol kemakmuran yang diimpikan sejak masuk sekolah bidang pertanian*

- *Gambar jabat tangan bermakna merasa empati , dan saling memaafkan atas segala kekurangan serta kekhilafan*

- *Motto Kekancan Sak Lawase diantara kita & hanya maut yang memisahkannya*

- *Tulisan CAH TARBUD 1973 adalah nama paguyuban sebagai penanda & wahana untuk mencapai tujuan*


*Klaten , 23 Mei 2023*

*Ketua*



*KISWANTO*


Minggu, 14 Agustus 2022

DUKUH GEREH NANGGAP WAYANG KULIT



Bimo Suci


Kadilajo ~ Padepokan Pandawa Aji di dukuh Gereh, desa Kadilajo, kecamatan Karangnongko nanggap wayang kulit pada Ahad tanggal 14 September 2022  atau 15 Syuro 1444 H malam.


Wayang purwo dengan dobel dalang mengambil Lakon Bimo Suci tersebut digelar dalam rangka Panuwun guyub rukun bangun dusun.


Dwi dalang tersebut yakni pertama KGPH Adipati Benowo dan kedua Ki Mulyono Purwo Wijoyo yang kesohor di Klaten khususnya.


Menurut penuturan Muji seorang warga Gereh pergelaran wayang kulit tersebut bertempat di rumah Pak Sugiyarto.


Guna memeriahkan pentas tersebut di hadirkan bintang tamu Apri , Mimin dan Eko Uget-uget.


By@kiss

Minggu, 20 Oktober 2019

PERGELARAN WAYANG KULIT LAKON RAMA TAMBAK DI DESA KADILAJO SUKSES

Pergelaran wayang kulit di desa Kadilajo 


Kadilajo  ~  Dewan Kesenian Kabupaten Klaten dalam kegiatan pergelaran wayang kulit mobile alias keliling kali ini menunjuk  pemerintah  desa Kadilajo kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten sebagai tuan rumah.

Acara diselenggarakan pada Sabtu Pahing 19 Oktober 2019 pkl 09:00 sampai dengan 03:30 wib Ahad bertempat di lapangan sepak bola depan balai desa Kadilajo.

Pergelaran wayang kulit ini di maksudkan menjadi salah satu upaya melestarikan seni budaya wayang yang telah diakui Unesco sebagaimana disampaikan ketua harian DK Kabupaten Klaten.

Camat Karangnongko dan anggota dewan Kesenian 
Camat Karangnongko Drs Jaka Supriyanto selaku tuan rumah mengucapkan terima kasih atas kepercayaan DK Kabupaten Klaten yang memberikan kepercayaan kepada kecamatan Karangnongko khususnya pemerintah desa Kadilajo.

Mewakili Bupati Kabag Humas setda Kabupaten Klaten Drs Gandung Wahyudi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa Kadilajo dan kecamatan Karangnongko yang telah mempersiapkan pergelaran wayang kulit ini secara baik.

Berharap pergelaran wayang kulit semalam suntuk ini bisa menjadi hiburan dan tuntunan lewat pesan yang disampaikan oleh ki Dalang Mulyono Purwo Wijoyo dan Hari Noto Carito.

Bupati tidak bisa hadir karena ada acara pengajian dan mujahadah di Masjid Agung Al Aqsha Klaten.

Ki Dalang Mulyono kelahiran Randulanang Jatinom merupakan alumni SMAN I Klaten tahun, 1991 dan lulusan STAN Jakarta, 1994 dan kini tercatat sebagai ASN Ditjen Pajak di Barito Kuala, Kalimantan Selatan setiap Sabtu dan Minggu pulang ke Jawa untuk ndalang demikian dituturkan pak Nyono anggota dewan Kesenian Kecamatan Karangnongko kepada KKK.

Ki Mulyono 
Saat ditemui KKK ki Dalang muda berambut gondrong itu mengatakan bahwa pemerintah desa saat ini mengelola dana cukup besar kurang lebih mencapai 1,9 miliar diharapkan dilaksanakan secara amanah, transparan dan akuntabel.

Kami prinsipnya nol toleransi terhadap penyalahgunaan dana desa untuk kepentingan pribadi.

Bintang tamu Mimin 
Sebagaimana juga disampaikan saat limbukan yang menghadirkan bintang tamu Mimin, Gareng dan Slendro.

Pergelaran dihadiri sejumlah pejabat Kabupaten Klaten, muspika, Kades dan tamu undangan serta warga masyarakat  memenuhi lapangan.

Kades Kadilajo Bambang Sarwadi menilai secara umum penyelenggaraan pergelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon Rama Tambak ini cukup lancar dan sukses.

Uniknya lakon yang sama pernah di mainkan pada pergelaran wayang kulit 50 tahun silam saat pemerintah desa Kadilajo meresmikan Dam atau Bendungan irigasi Gayamsewu tepatnya tahun 1969.

Suatu kebetulan yang diharapkan menjadi firasat untuk terwujudnya slogan usung semangat perubahan menuju Kadilajo hari esok lebih baik, inshaaAlloh.

By @kiss