Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Juli 2023

BERHASIL PENGEBORAN SUMUR DALAM DI KOMPLEK KOLAM RENANG DESA KADILAJO

 

Air sumur bor mengaliri kolam renang anak²


Kurang lebih selama satu bulan proyek pengeboran sumur dalam untuk kolam dan pamsimas tahap dua di komplek WWAKK kolam renang , tanggal 2 Juli 2023 berhasil.

Terlihat Senin pagi 3 Juli 2023 air mengalir dari sumur bor lewat pralon besar masuk ke kolam anak² hingga meluap kekali diperkirakan debit airnya mencapai 10 liter per detik.

Sebagaimana harapan warga masyarakat Kadilajo kolam renang yang dibangun mulai tahun 2017 itu dapat segera berfungsi dg baik, sehingga dapat dimanfaatkan serta memberikan kontribusi thd PADes Kadilajo.


Tandon air Dul Sepuluh


Demikian pula pamsimas tahap kedua untuk sektor timur Sepuluh , Potro dlsb yg dibangun sejak 2019 segera mengalir air bersihnya pada masing² SR pelanggan.

KOLAM RENANG DESA KADILAJO DI LAUNCHING

 

Kolam renang anak²

Setelah enam tahun menunggu akhirnya kolam renang desa Kadilajo yang berlokasi di padukuhan 1 dk Kadilajo ( kidul pasar Kembang ) berhasil di launching pada Ahad Pon 16 Juli 2023 .

Pada konsep awalnya 2016 dalam RPJMDes kolam renang adalah Wahana Wisata Air & Kuliner Kadilajo ( WWAKK ) berada di lahan kas Desa seluas kurleb 1800 m².

Pembangunan fisik dimulai 2017 diharapkan 2019 mulai difungsikan.Namun karena ada pandemi covid 19 , selama 2 tahun lebih terjeda.

Kolam renang dewasa


Kolam renang disini ada dua pilihan yakni untuk anak² dan dewasa, sedangkan usaha kulinernya belum ada.

Disamping itu sejak awal terkendala kurangnya suplai air dari kali Lerak yg tidak dapat memenuhi kebutuhan secara optimal , juga secara teknis pralon pembuangan air dimensinya terlalu kecil sehingga pengurasan butuh  waktu terlalu lama. 

Mengingat penggarapannya secara multiyears maka pemdes terus menganggarkan dari APBDes untuk menuntaskan pembangunan kolam renang yg digadang-gadang menjadi destinasi unggulan desa Kadilajo sehingga bisa mendongkrak PADes yang selama ini tergolong kecil.

Penyebutan Umbul Ndlajo secara harfiah adalah wisata air diharapkan dapat mengangkat ( ngumbulke desa Kadilajo ) kedepan sehingga menjadi berjaya , Umbul Ndlajo merupakan bentuk sebutan familiar yang dipolerkan pada masyarakat luas.

Alhamdulillah , penantian panjang itu kini akhirnya menjadi kenyataan.

Pengelolaan kolam renang yg belum diberi nama itu oleh BUMDes Desa Kadilajo, sementara ini ongkos masuk Rp 5.000,00 sudah termasuk bea parkir didalam, sedangkan untuk warga Desa Kadilajo free atau boleh ngepon seikhlasnya.

Terkait dengan nama pernah ada usulan dari warga , nama keren filosofis dan merupakan doa atas kemenangan pemdes beserta seluruh warga desa Kadilajo yakni diusulkan kolam renang cantik itu  bernama " Tirto Wijoyo "

Tirto adalah karunia air ( kolam renang ) yang melimpah  diharapkan akan dapat menyatukan tekad dan semangat kebersamaan seluruh warga desa Kadilajo, sehingga mecapai puncak kejayaan kedepan ( wijoyo ).

Disamping itu merupan wujud kepedulian  pada sejarah serta bentuk penghormatan atas jasa  Lurah Desa Kadilajo pertama kali yakni mbah Marto Wijoyo.

Ingin menjajal renang di kolam alami tanpa zat kimia ya di KR desa Kadilajo.

Googlemaps ketik  : WWAKK-UMBUL NDLAJO


Maps




Sabtu, 02 November 2019

EVALUASI PAMSIMAS DESA KADILAJO

Peserta Rapat Evaluasi Pamsimas 


Kadilajo ~ Desa Kadilajo kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten melaksanakan Pamsimas 2 tahun 2015 untuk periode perdana.

Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat ( PAMSIMAS)

Tujuannya :

Meningkatkan jumlah warga masyarakat kurang terlayani diwilayah pedesaan yang dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi secara berkelanjutan, meningkatkan nilai dan perilaku hidup bersih dan sehat melalui pengarusutamaan dan perluasan pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.

Secara kelembagaan Pamsimas desa Kadilajo memiliki Kelompok Keswadayaan Masyarakat ( KKM )  Tirto Tanjung selaku steering comite dan BP SPAMS Tirto Tanjung selaku pelaksana teknis dan pengelolaan SPAMS pasca Pamsimas diserahterimakan ke pemerintah desa Kadilajo.

Pelanggan atau pemanfaat sekitar 190 SR tersebar disejumlah dukuh diantaranya Karangeri, Tegalrejo, Posorejo, Jelok, Grenjeng, dan Margorejo.

KKM Pamsimas Tirto Tanjung ditetapkan oleh pemerintah desa Kadilajo dan dikuatkan dengan akta notaris Emmy ( 30 Mei 2015 )  untuk masa bakti 2015 - 2018.

Koordinator Nursetya Wibowo dengan anggota Tri Harjani, Sunarto, Suradi, Nur, Wahadi, dan Kiswanto.

Sedangkan ketua Satlak Jumarno dan ketua BP SPAMS Tirto Tanjung Maryadi.

Selama kurun waktu 3 tahun pengelolaan Pamsimas oleh BP SPAMS Tirto Tanjung dinilai belum berjalan optimal.

Pada tahun 2019 desa Kadilajo memperoleh kegiatan Pamsimas periode kedua untuk menjangkau pelanggan ke dukuh Sepuluh, Margosono, Potro dan Gereh dengan sistem pengadaan oleh pihak ketiga.

Sedangkan periode pertama calon pelanggan wajib berswadaya / gotong royong dalam pelaksanaan dalam bentuk In -  Kind dana minimal 44 juta rupiah dan in - cash di rekening KKM minimal 11 juta rupiah.

Sumber air Kali Tanjung sejak Pamsimas 2 tahun 2015 dijadikan pemasok air utama.

Hari Jumat, 1 November 2019 dibentuk KKM Pamsimas Tirto Tanjung periode 2019 -  2022 dengan Kordinator Nursetya Wibowo anggota Harjono, Joko Santosa, Sukiman, Satini, Widodo, Diah Damayanti,, Nur Kasanah dan Kiswanto.

Sedangkan istilah BP SPAMS di ganti dengan Kelompok Pengelola (KP) SPAMS dengan ketua Maryadi, Sekretaris Dea Arifin, bendahara Is, unit teknis Tarno,Triyono, Hartoyo, Fajar, Widodo dan Didik Darmono, unit sanitasi Srini dan Teguh Yatin.

Menurut keputusan rapat sementara menggunakan tarif 1000 rupiah / m 3 diberlakukan pada semua pelanggan, apabila secara teknis telah memungkinkan operasional.

Kemudian sekurangnya setelah  enam bulan kemudian akan dievaluasi kembali.

By @kiss

Rabu, 16 Oktober 2019

PEMBANGUNAN KOLAM RENANG UMBUL NDLAJO DILANJUTKAN


Kolam renang anak yang terkesan terbengkalai 


Kadilajo  ~ Pembangunan Wahana Wisata Air dan Kuliner Kadilajo ( WWAKK ) Kolam Renang -  Umbul Ndlajo memasuki minggu kedua Oktober 2019 dilanjutkan.

Sesuai tatakala alias jadwal pelaksanaan kegiatan pembangunan kolam renang Umbul Ndlajo untuk tahun ketiga ini jatuh pada tahapan kedua dan terakhir.

Berhubung pencairan dana tahap 2 terhambat oleh permasalahan belum beresnya laporan Pertanggungjawaban (Lpj) tahun 2018 maka akhirnya kelanjutan pembangunan mengalami keterlambatan.

Hal tersebut dijelaskan oleh salah satu perangkat desa Kadilajo bahwa tahap pertama untuk RAB kolam renang sebesar Rp 131.458.800,00 dan akan digunakan untuk sejumlah kegiatan diantaranya pembuatan kamar mandi, peninggian talud sungai, ruang mesin kolam renang anak dan talud cor beton.

Setelah itu akan dilanjutkan pencairan dana untuk tahap ketiga atau terakhir yang tersisa 40 % dari total APBDesa Kadilajo tahun ini.

Dengan demikian kendati belum sempurna diharapkan akhir tahun 2019 kolam renang Umbul Ndlajo sudah dapat berfungsi lebih optimal.

Harapan masyarakat untuk menyelesaikan 
Pada kesempatan terpisah pendamping desa Kadilajo yang ditemui KKK mengatakan bahwa target multi years pembangunan WWAKK Kolam Renang -  Umbul Ndlajo yang direncanakan 3 tahun sulit untuk diwujudkan secara tuntas.

Dengan demikian memang harus di anggarkan terus pada tahun 2020 dan seterusnya untuk menjadikan WWAKK Kolam Renang Umbul Ndlajo yang diusulkan bernama Tirto Wijoyo menjadi sempurna sehingga bermanfaat secara optimal.

Hal tersebut senada dengan tuntutan sejumlah warga agar pembangunan kolam renang Umbul Ndlajo dilanjutkan dan diselesaikan.

By @kiss

Kamis, 03 Oktober 2019

VANDALISME DI KOLAM RENANG UMBUL NDLAJO

Salah satu tulisan episode kedua 


Kadilajo ~ Sebenarnya vandalisme pada dinding pagar sisi barat kolam renang Umbul Ndlajo pertama kali ditemukan pada Jumat Legi, 13 September 2019.

Tulisan cukup besar berwarna hitam dari pilox pada dinding batako itu cukup jelas dibaca dari luar pagar bunyinya  " HASIL KARYA MAFIA " , disamping ada tulisan yang sama pada dinding kolam anak anak sisi selatan dengan tulisan warna putih.

Munculnya corat coret tersebut diduga merupakan ungkapan kekecewaan sejumlah warga atas ketidaklancaran pembangunan Wahana Wisata Air dan Kuliner Kadilajo ( WWAKK ) Kolam Renang - Umbul Ndlajo hingga bulan September 2019 yang merupakan tahun ketiga pelaksanaannya.

Saat dikonfirmasi sejumlah perangkat desa dan pendamping desa mengatakan tidak tahu siapa yang menulis diduga saat malam hari itu.

Selang beberapa hari munculnya vandalisme tersebut akhirnya tulisan di pagar itu di blok dengan cat hitam oleh petugas dari pemerintah desa Kadilajo.

Namun tiba-tiba Rabu Kliwon 2 Oktober 2019 pagi sejumlah warga kaget melihat ada vandalisme episode kedua yang semakin banyak dibandingkan yang pertama.

Diantaranya kata kata yang dituliskan " HASIL KARYA MAFIA ", Ini kolam atau kandang ", Bunuh Korupsi, Malu karena tulisan apa  karena ulahmu, selesaikan pembangunan ini, dlsb.

Atas corat coret tersebut Kades Kadilajo mengatakan itu merupakan hal yang biasa, walaupun kata kata itu tidak tepat MAFIA kan untuk skala besar atau internasional lha ini kan kelasnya coro.
Namun demikian bisa diambil hikmahnya karena bisa dimaknai sebagai kritik katanya.

Memang menurut nara sumber yang tidak mau dibuka jati dirinya bahwa pembangunan WWAKK Kolam Renang - Umbul Ndlajo yang diusulkan bernama Tirto Wijoyo ini pada tahun anggaran 2018 laporan Pertanggungjawaban keuangannya belum clear.

Dampaknya pencairan dana pada tahun anggaran 2019 terkendala sehingga tidak lancar. Bulan September baru pengajuan pencairan tahap kedua sementara waktu tinggal tiga bulan.

Anggaran untuk pembangunan kolam renang ini diperkirakan mencapai 500 jutaan untuk tahun ini, sementara tahap dua sebesar 120 jutaan sisanya tahap ketiga.

Kritik berupa vandalisme ini hendaknya menjadi perhatian dan pelajaran bagi Kades Kadilajo yang baru dilantik 16 Mei 2019 yang lalu beserta perangkat desa Kadilajo agar tidak main main dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya utamanya terkait pengelolaan keuangan kedepan.

Diharapkan aparat pemerintah desa Kadilajo memiliki kepekaan dan rasa malu terhadap peristiwa ini.

Kendati ketidaklancaran ini merupakan dampak negatif dari ketidakberesan kinerja pimpinan  terdahulu namun akhirnya toh menjadi tanggung jawab pemerintah desa Kadilajo periode 2019 dan seterusnya.

Usung semangat perubahan menuju Kadilajo hari esok lebih baik, wujudkan pemerintahan yang baik, bersih, transparan dan akuntabel untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat yang selama ini kian menipis, sebagaimana di dengungkan sejumlah tokoh masyarakat di desa Kadilajo.

By @kiss

Minggu, 19 Mei 2019

PEMBANGUNAN WWAKK - KOLAM RENANG "TIRTO WIJOYO" HENDAKNYA JADI PRIORITAS

Kondisi Fisik kolam kini memprihatinkan 


Kadilajo ~ Pembangunan Wahana Wisata Air dan Kuliner Kadilajo (WWAKK - Kolam Renang ) tahun ini masuk tahap ketiga.

Dimulai pada tahun anggaran 2017 dan ditargetkan rampung tahun 2019 ini walaupun ternyata ditemukan sejumlah kendala untuk mewujudkannya.

KKK memantau kondisi fisik kolam renang dewasa dan anak anak serta lingkungan sekitarnya Ahad pagi   19 Mei 2019 kondisinya sangat memprihatinkan terlihat berlumut keramiknya dan banyak sampah daun dari pepohonan sekitarnya.

Kami menyarankan kepada kepala desa yang baru agar memprioritaskan penuntasan pembangunan WWAKK - Kolam Renang - Umbul Ndlajo setelah APBDesa Kadilajo 2019 dapat dicairkan.

Kolam renang anak anak 
Pemberian nama tersebut sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada Lurah pertama atas jasa jasanya ketika menjalankan pemerintahan desa Kadilajo.

WWAKK - Kolam Renang  - Umbul Ndlajo "Tirto Wijoyo"  kedepan digadang - gadang menjadi ikon dan pendukung terbentuknya Pendapatan Asli Desa (PADes)  Kadilajo yang selama ini sangat rendah.

Sejalan dengan hal tersebut juga harus dipersiapkan BUMDes yang baik serta mumpuni SDM nya guna mengelola sumber - sumber PADes Kadilajo kedepan.

Pelaksanaan pembangunan WWAKK - Kolam Renang - Umbul Ndlajo selama dua tahun lalu itu perlu dievaluasi secara tuntas dan menyeluruh sebagai bahan pertimbangan penyempurnaan pelaksanaan tahun ini.

Diantaranya sumber air Kali Lerak sebagai pemasok utama dinilai kurang besar debitnya, untuk memenuhi kolam anak anak butuh waktu sekitar 24 jam sedangkan kolam renang dewasa butuh waktu tiga hari.

Pralon untuk pembuangan air saat menguras dinilai terlalu kecil akibatnya butuh waktu terlalu lama untuk menguras.

Dari aspek sumber pembiayaan kalau memungkinkan dengan mencari sumber dana lain disamping APBDesa Kadilajo.

Monggo pak Bambang Sarwadi sebagai Kades Kadilajo yang baru anda adalah lokomotif penggerak utama mau cepat atau lambat serta akan  dibawa kemana seluruh gerbong yang ada.

By @kiss

Minggu, 12 Mei 2019

DESA KADILAJO AKAN DIBAWA KE MANA?

Ikon Desa Kadilajo 


Barangkali belum semua warga masyarakat desa Kadilajo mengenal secara baik kondisi dan potensi wilayahnya.

Untuk menentukan arah pembangunan kedepan maka salah satu faktor penting adanya identifikasi potensi daerah.

*Sejarah*

Desa Kadilajo kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten belum memiliki catatan sejarah dalam pemerintahan selama ini.

Namun diyakini pemerintahan desa Kadilajo telah ada sejak zaman pra Indonesia merdeka.

Nama Kadilajo menurut cerita turun temurun berasal dari kata _laju_ yang bermakna berjalan.

Warga masyarakat Kadilajo sejak zaman dahulu kala memiliki etos kerja yang baik, termasuk dalam mencari ilmu rela berkorban dan _nglaju_ kendati harus jauh ke kota.

Lurah pertama desa Kadilajo adalah Marto Wijoyo tinggal dan berkantor di rumah pribadinya padukuhan Kadilajo 1 ( sekarang RT 03 RW 01 Kadilajo).

Marto Wijoyo menjabat sebelum Indonesia merdeka hingga wafat tahun 1950, ditandai nisannya di makam umum padukuhan Kadilajo terukir tulisan tahun 1953.

Lurah kedua menggantikan Marto Wijoyo adalah Sastro Suwignyo yang sebelumnya menjabat carik desa.

Lurah kedua ini juga tinggal dan berkantor di padukuhan Kadilajo 1 sekarang masuk wilayah RT 02 RW 01 desa Kadilajo.

Sastro Suwignyo menjabat hingga tahun 1965, saat G 30 S / PKI meletus.

Disusul Lurah ketiga yakni Soegito dari Polri merupakan care taker ( pejabat sementara ) yang ditugaskan oleh Bupati Klaten Soetijoso.

Lurah / Kades Kadilajo berikutnya adalah hasil pilihan rakyat secara langsung sejak tahun 1971.

Berturut -  turut Soegito, Paiman, Suwardi, Suradi dan ketujuh Bambang Sarwadi  ( rencana dilantik 16 Mei 2019) untuk periode 2019 - 2025.

*Potensi Desa Kadilajo*

Desa Kadilajo merupakan salah satu dari 14 desa di kecamatan Karangnongko Kabupaten Klaten.

Kecamatan Karangnongko dengan luas wilayah  26,74 km 2 berpenduduk 31.901 jiwa, dengan kepadatan penduduk 1.143 jiwa / km 2.

Desa Kadilajo berada pada ketinggian antara 250 - 500 m dpl.

Luas wilayah desa Kadilajo 208 ha, terdiri dari sawah 136 ha dan non sawah 72 ha.

Dari 14 desa di kecamatan Karangnongko 8 desa memiliki lahan sawah dan selebihnya hanya memiliki lahan kering.

Luas sawah di Kadilajo merupakan terluas berpengairan teknis 79 ha di kecamatan Karangnongko.

Pengairan setengah teknis 41 ha dan sederhana 16 ha total luas sawah 136 ha sama luasnya dengan desa Gumul yang Pengairan teknisnya hanya 26 ha.

Penggunaan Lahan non sawah di Kadilajo untuk bangunan 58,5  ha, kolam  1,4 ha dan lainnya 12,2 ha.

Luas panen padi sawah 335 ha merupakan yang terluas di kecamatan Karangnongko dan jagung 37 ha.

Jumlah ternak sapi potong 141 ekor, kerbau 5 ekor, kambing 590 ekor dan domba 144 ekor.

Jumlah kelompok tani 2 dari 32 di kecamatan Karangnongko (BPS 2017).

Wilayah Kadilajo terbagi menjadi, 3 padukuhan, 14 dusun, 8 RW dan 22 RT.

Jumlah penduduk desa Kadilajo 3.107 jiwa terdiri dari 1.569 laki laki dan 1.538 perempuan ( BPS 2017). Kepadatan 1.494 jw /km 2.

Pemeluk agama Islam 2,880 jw, Katolik  193 jiwa dan Kristen 34 jiwa.

Jumlah masjid 6 dan mushalla 8 sedangkan gereja nihil.

Jumlah Pustu 1 dan posyandu 6.

Wilayah desa Kadilajo berbatasan langsung dengan kota kec Kemalang dan dilewati jalur jalan Kabupaten /Provinsi sehingga cukup prospektif untuk pengembangan usaha ekonomi.

Memiliki banyak sumber air sehingga layak disebut desa Kadilajo sebagai "desa seribu kali (sumber air)".

Dengan sekilas data potensi desa Kadilajo ini diharapkan dapat menjadi inspirasi pengambilan kebijakan kedepan.

Dengan langkah langkah yang terencana, berwawasan lingkungan serta berkesinambungan diharapkan dapat menjadi triger menuju Kadilajo hari esok lebih baik.

Mari kita bersama membangun desa tercinta dengan bismillah mengusung semangat perubahan dalam seluruh aspek kehidupan.

Sembari memohon ridho Tuhan Alloh SWT semoga niat baik kita terwujud Kadilajo yang rukun damai adil dan sejahtera lahir batin.

Representasi terwujudnya Kadilajo hari esok lebih baik

InshaaAlloh

Kadilajo, 12 Mei 2019

Kiswanto

*_sumber data BPS Klaten 2017"_